- Home
- Kolom Berseri
- Catatan Perjalanan dari Dunia ...
- #78 Puchi-Pura dan Lolita fash...
#78 Puchi-Pura dan Lolita fashion itu, beneran klop enggak sih!?

Revolusi Puchi-Pura lolita fashion♡ Turunnya bujet minimal ber-lolita fashion disambut hangat!

Sudah setahun berlalu sejak saya mulai menyiarkan video-video proyek "Puchi-Pura (petit price; kurang lebih "harga bersahabat") ×lolita" di YouTube. Kali ini, saya akan membahas tema yang telah mendapat sambutan hangat itu.
Dari GU, UNIQLO, Honeys, sampai SHIMAMURA dan lain sebagainya, di Jepang ada banyak brand yang menyediakan item-item Puchi-Pura seperti blus, kardigan, tas, maupun aksesoris. "Bisa tidak sih item-item Puchi-Pura digabungkan dengan lolita fashion?," begitulah yang ada di benak saya saat dulu mulai menjajal tantangan baru ini! Saya memulai proyek ini setelah terpikir untuk memantik revolusi kecil-kecilan terhadap pemikiran bahwa "Yang namanya lolita fashion itu, sekujur tubuh harus pakai brand lolita," sebuah tren yang saya lihat di dunia lolita fashion dua puluh tahun ke belakang.
Dari GU, UNIQLO, Honeys, sampai SHIMAMURA dan lain sebagainya, di Jepang ada banyak brand yang menyediakan item-item Puchi-Pura seperti blus, kardigan, tas, maupun aksesoris. "Bisa tidak sih item-item Puchi-Pura digabungkan dengan lolita fashion?," begitulah yang ada di benak saya saat dulu mulai menjajal tantangan baru ini! Saya memulai proyek ini setelah terpikir untuk memantik revolusi kecil-kecilan terhadap pemikiran bahwa "Yang namanya lolita fashion itu, sekujur tubuh harus pakai brand lolita," sebuah tren yang saya lihat di dunia lolita fashion dua puluh tahun ke belakang.

Lolita fashion adalah salah satu fashion kawaii yang berasal dari Jepang, yang lekat dengan imej wah dan terkesan mahal karena menggunakan banyak frill, lace, dan semacamnya. Selain menggunakan lebih banyak bahan kain dibandingkan dengan baju biasa, ditambah banyaknya frill, pita, maupun lace, desain khasnya pun memiliki kesan istimewa. Tak heran kalau jenis pakaian ini harganya mahal-mahal, tapi di sisi lain untuk memasyarakatkan lolita fashion imej mahal tersebut seakan menjadi rintangan tersendiri.
Nah, salah satu ide yang terpikir untuk menyiasati hal tersebut adalah proyek "Puchipura×Lolita wa honto ni aunoka!?" (lit. "Puchipura×Lolita itu beneran klop enggak sih!?") yang saya siarkan di YouTube! Selain untuk mengenalkan lolita fashion kepada mereka yang belum kenal, proyek ini juga ditujukan untuk memberi informasi pada mereka yang tertarik mencobanya! Saya percaya tidak ada yang namanya fashion sesuai usia, dan dengan proyek ini saya berharap orang dari berbagai kalangan bisa turut mencoba lolita fashion.
Nah, salah satu ide yang terpikir untuk menyiasati hal tersebut adalah proyek "Puchipura×Lolita wa honto ni aunoka!?" (lit. "Puchipura×Lolita itu beneran klop enggak sih!?") yang saya siarkan di YouTube! Selain untuk mengenalkan lolita fashion kepada mereka yang belum kenal, proyek ini juga ditujukan untuk memberi informasi pada mereka yang tertarik mencobanya! Saya percaya tidak ada yang namanya fashion sesuai usia, dan dengan proyek ini saya berharap orang dari berbagai kalangan bisa turut mencoba lolita fashion.

Seakan jodoh, di bulan Agustus tahun ini saya berkesempatan mengumumkan diluncurkannya produk kolaborasi "SHIMAMURA×Aoki Misako." Produknya sendiri adalah pernak-pernik seperti tas, aksesoris, dan semacamnya, dan sambutan yang didapat pun meriah. Yang namanya memasukkan unsur lolita fashion ke dalam item-item Puchi-Pura sambil tetap menjaga hal-hal yang dianggap tradisi serta bernilai istimewa itu, selain memikirkan desain, promosinya pun menguras tenaga, dan rasanya menjadi sebuah tantangan buat saya. Selain hashtag "美沙子ちゃん" (Misako-chan) menjadi trending topic di Twitter pada hari diumumkannya produk kolaborasi ini, saya juga menerima banyak komentar hangat seperti, "Saya mau coba lolita fashion!" dan "Jadi lebih mudah untuk mulai ber-lolita fashion!"

Sebgai bagian dari usaha memasyarakatkan lolita fashion, saya mencari-cari dan mencoba berbagai cara, dari aktivitas di luar negeri, berusaha sesering mungkin tampil di televisi dan media, sampai membuka kanal YouTube. Proyek "Puchipura×Lolita wa honto ni aunoka!? (lit.: Puchipura dan Lolita fashion itu, beneran klop enggak sih!?)" ini saya rasa merupakan satu langkah yang sukses besar dalam memasyarakatkan lolita fashion. Ke depannya pun, saya akan terus aktif mencoba berbagai macam ide untuk memasyarakatkan lolita fashion ini.
Misako Aoki
PROFILE

Lolita model, perawat, dan Presiden the Japan Lolita Association
Model untuk KERA dan the GOTHIC & LOLITA BIBLE, dan juga bekerja sebagai perawat.
Ditunjuk sebagai Kawaii Ambassador (Lolita Fashion Representative) oleh Kementrian Luar Negeri Jepang pada 2009. Telah mengunjungi dan menghadiri event di lebih dari 30 kota dalam 20 negara berbeda. Saat ini memiliki banyak fans dari mancanegara.
Terlibat dalam pembentukan the Japan Lolita Association, merilis buku "Lolita Fashion Book," juga telah bekerja dalam pengembangan dan promosi produk-produk baru. Berkontribusi dalam aktivitas mempromosikan Lolita Fashion.
Blog: http://lineblog.me/aokimisako/
Twitter: @aokimisako
Instagram: @misakoaoki
YouTube: Klik di sini!
微博 (Weibo): @青木美沙子-Official-
bilibili: https://space.bilibili.com/487631711
Artikel Terkait
Comment section ini adalah tempat bagi pembaca untuk memberikan pendapat dan komentar. Komentar yang tidak sesuai dapat dihapus oleh pihak asianbeat, karena itu tolong tulis komentar dengan sopan. Terima kasih!
WHAT’S NEW
EDITORS' PICKS
PRESENTS
Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
- ◆ Winner announced! Menangkankartu yang telah ditandatangani oleh Aoyama Yoshino dan Suzushiro Sayumi!
- ◆ Winner announced! Menangkankartu yang telah ditandatangani oleh Okasaki Miho, Kumada Akane, dan MindaRyn!
- ◆ Winner announced! Menangkan Movie "Tensura" official acrylic smartphone stand dan Rimuru eco bag!