asianbeat Website pop-culture multilingual

  • facebook
  • twitter

Interview Now ~ LAMP IN TERREN 松本大 (Dai Matsumoto) ~(2/3)

LAMP IN TERREN 松本 大

Saya merasa baik kalau keseharian bisa tampak berubah secara dramatis

ab: Ada orang yang mendapat ide untuk lagu dan lirik secara random, dan ada orang yang berpikir ketika mencari ide untuk lagu dan lirik. Kamu tipe yang mana?

LAMP IN TERREN 松本大
Saya merasa yang paling penting ketika menulis lirik adalah menemukan 1 tema. Tema itu bisa saja muncul begitu saja, tapi ada waktunya juga lirik tidak bisa selesai kalau tidak tahu mau menulis apa atau tidak ada ide yang solid.Sering ada hal yang ingin saya sampaikan, tapi tidak bisa menemukan frase yang pas untuk menyampaikannya. Saya biasanya bisa dapat suasana hati untuk lagunya, jadi saya biasa mulai dari bersinkronisasi dari sana. Mencoba menyanyikan dengan kata-kata sendiri, mengubah pilihan melodi, dan terus mencoba mengubahnya sampai terdengar ok.

ab: Tadi, kamu sempat membahas tentang lagu yang bisa lebih intens ketika dibawakan secara live, apa yang kamu pikirkan ketika ingin membuat para fans dan konser menjadi lebih meriah?

Saya sedang memikirkan itu saat ini! Sampai saat ini saya belum terlalu tahu, tapi perasaan kami terhadap fans, terhadap "pelanggan" kami, akan menjadi lagu. Lagu ketiga, "涙星群の夜 (Namidaboshi Gun no Yoru)" adalah lagu yang saya tulis ketika saya terpikir ingin untuk menulis sesuatu untuk memperingati perjalanan band kami yang telah berlangsung selama 10 tahun.Lagu ini adalah lagu yang ditulis ketika memikirkan identitas kami sebagai musisi di mata para pendengar, jadi mungkin lagu ini memang ditujukan kepada para pendengar, dan saya rasa inilah perasaan yang ingin saya sampaikan kepada para pendengar.

ab: Lagu "pellucid" yang ada dalam album "fantasia" merupakan lagu yang dinyanyikan oleh Masaki Suda di dalam actingnya dalam movie "Nanimono." Kami dengar kamu berteman dekatdengan Suda-san, apakah itu karena
movie ini?


Ya, begitulah. Jadi ada bagian yang diiringi nyanyian, waktu itu kami melakukan rekaman untuk dia menyanyikan lagu saya, di situ lah kami pertama kali bertemu. Pertamanya, terkesan kami agak kurang dekat karena posisinya mengajari dan diajari, tapi ketika kami tahu ternyata kamk seumuran, kami jadi lebih akrab. Kemaren saya kirim pesan selamat ulang tahun, dan dia balas "thanks" (lol).(*diliput pada: 22 Feb 2017)

ab: Asik yah! Kalian sering pergi makan bareng?

Yah, kadang-kadang. Tapi akhir-akhir ini dia lagi sibuk banget, jadi timingnya kurang pas. Sekitar setengah tahun yang lalu sih lumayan sering.
ab: Solo tour "in 'fantasia'" akan dimulai pada bulan Mei. Konser di Fukuoka akan diadakan pada 3 Juni, seberapa antusiaskah kalian, dan apa yang kalian nantikan dalam tour kali ini

LAMP IN TERREN 松本大
Kami ingin membuat orang merasakan semua yang kami curahkan ke dalam album kami, dan ini menjadi kesempatan yang baik untuk kami bisa secara langsung mengekspresikan semua itu. Dalam konser ini, yang merupakan ruang waktu yang dibuat oleh banyak orang, kami ingin bisa membawakan sesuatu yang bisa menjadi inti dari kami dalam konser ini.

Kami ingin memperlihatkan, dan juga melihat dunia itu, memainkan suara bersama-sama merupakan sesuatu yang seru, tapi setelah konser berakhir, kita pun kembali ke keseharian masing-masing, dan di situ, saya berharap kita bisa melihat perubahan dalam keseharian kita. Saya berharap kami bisa membuat konser dengan impact yang sebesar itu.

ab: Kami menemukan informasi, bahwa kamu berperan sebagai "Petugas pemeluk para anggota," ada peran apa saja di dalam grup kalian?

Wah pertanyaannya susah yah! Soalnya ada kalanya satu posisi dipegang oleh 2 orang. Ada posisi yang tugasnya memberi sinyal untuk mulai, dan yang dinas biasanya berubah tergantung situasi. Ada waktunya itu jadi kerjaannya Kento (Kento Nakahara/bass), dan ada waktunya itu jadi kerjaannya Daiki (Daiki Kawaguchi/drum). Tapi pada dasarnya, parah deh kalau dikasih ke Daiki. Waktu yang seharusnya bukan dia, kadang-kadang dia suka ngasih sinyal gitu (LOL). Bisa dibilang mood maker no.1 sih, karena yang paling bisa membuat suasana yang lucu maupun yang tenang adalah Daiki.

Shin chan (Shintaro Oya/gitar) biasanya tidak banyak ngomong sih, tapi mungkin dia yang paling serius. Shin chan tidak terlalu suka pembicaraan yang tiba-tiba, ketika ditanya sesuatu biasanya tidak bisa langsung jawab. Tapi ada timingnya ketika ditanya dia berusaha untuk bisa menjawab dengan jawaban dia sendiri. Pada dasarnya, eksistensi dia agak kawaii sih, jadi mungkin Shin chan lebih ke peran "healer" (LOL). Kento kelihatan serius orangnya, tapi ada juga sisi di mana dia tidak terlalu serius, orang yang super serius! Kalau berusaha, dia cowo yang bisa jadi sangat serius! (LOL)

ab: Selain Nakahara san yang berasal dari Chiba, kalian berasal dari Nagasaki. Sehari-harinya apakah kalian banyak menggunakan dialek Nagasaki?

Shin chan (Oya) dan Daiki (Kawaguchi) lumayan sering menggunakan dialek, tapi saya dan Kento (Nakahara) tidak sama sekali. Kalau mereka berdua sudah mulai ngobrol, isinya dialek semua deh.

ab: Di dalam interview sebelumnya pun, kelihatan banyak banyak menggunakan dialek yah!

Iya, iya. Memang begitu sih (LOL)

WHAT’S NEW

EDITORS' PICKS

  • This is Fukuoka
  • Interview Now
  • Misako Aoki’s “Kawaii Revolution” Interviews  Produced by 
Takamasa Sakurai
  • WFS
  • オタクマップ
  • HOT SPOTS

PRESENTS

Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
  • Fukuoka Hitoshi
  • *Win a set of DVD "Fukuoka Hitoshi, Matsumoto×Kurose Ad Lib Drive" vol. 4-6!
  • Dragon Quest Concert
  • *Menangkan tiket undangan "Dragon Quest Concert Sugiyama Koichi and The Kyushu Symphony Orcherstra!"