- Home
- Artikel Khusus
- THIS IS FUKUOKA
- Produk Fukuoka
- Pengalaman membuat tembikar Ko...
Pengalaman membuat tembikar Koishiwara(6/7)
Selain pengalaman kerajinan tembikar Koishiwara, ada hal yang tidak bisa saya lupakan.

Kerusakan yang dialami Hakimasue, Asakura-shi
Ketika sedang menuju Koishiwara dari halte bus Asakura-shi Haki melalui National Route 211, saya melihat kerusakan yang terjadi pada ladang dan rumah, kemudian di workshop milik Hisashi Kajiwara dari Keishu Pottery, saya juga memperlihatkan foto-foto saat itu, dan saya merasa sedih. Walaupun rumahnya hampir roboh karena longsor dari gunung yang ada di balik rumahnya, ia terus aktif berkarya di tempat tinggal sementaranya sambil membangkitkan kembali workshop miliknya.

Hisashi Kajiwara dari Keishu Pottery
Kemudian, karena ingin tahu kondisi Koishiwara saat ini, saya pun berbincang dengan Shinichi Yanase dari Yanase Pottery, yang juga merupakan ketua perkumpulan tembikar Koishiwara-yaki. Ia menceritakan tentang berbagai hal, tentang 22 dari 47 pengrajin tembikar yang terkena dampak bencana, tentang rhododendron dan azalea yang terbawa aliran longsor di gunung yang ada di belakang Yanase Pottery, kemudian ia pun menyampaikan harapannya, "Saya tidak ingin pengrajin tembikar Koishiwara yang bersejarah panjang ini berhenti, jadi saya berharap banyak orang datang ke Koishiwara yang terus berusaha keras untuk bangkin kembali."

Ketua perkumpulan tembikar Koishiwara-yaki, Shinichi Yanase
Klik foto untuk mengakses halaman selanjutnya

Ketika sedang menuju Koishiwara dari halte bus Asakura-shi Haki melalui National Route 211, saya melihat kerusakan yang terjadi pada ladang dan rumah, kemudian di workshop milik Hisashi Kajiwara dari Keishu Pottery, saya juga memperlihatkan foto-foto saat itu, dan saya merasa sedih. Walaupun rumahnya hampir roboh karena longsor dari gunung yang ada di balik rumahnya, ia terus aktif berkarya di tempat tinggal sementaranya sambil membangkitkan kembali workshop miliknya.

Kemudian, karena ingin tahu kondisi Koishiwara saat ini, saya pun berbincang dengan Shinichi Yanase dari Yanase Pottery, yang juga merupakan ketua perkumpulan tembikar Koishiwara-yaki. Ia menceritakan tentang berbagai hal, tentang 22 dari 47 pengrajin tembikar yang terkena dampak bencana, tentang rhododendron dan azalea yang terbawa aliran longsor di gunung yang ada di belakang Yanase Pottery, kemudian ia pun menyampaikan harapannya, "Saya tidak ingin pengrajin tembikar Koishiwara yang bersejarah panjang ini berhenti, jadi saya berharap banyak orang datang ke Koishiwara yang terus berusaha keras untuk bangkin kembali."

WHAT’S NEW
EDITORS' PICKS
PRESENTS
Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
- ◆ Winner announced! Menangkankartu yang telah ditandatangani oleh Aoyama Yoshino dan Suzushiro Sayumi!
- ◆ Winner announced! Menangkankartu yang telah ditandatangani oleh Okasaki Miho, Kumada Akane, dan MindaRyn!
- ◆ Winner announced! Menangkan Movie "Tensura" official acrylic smartphone stand dan Rimuru eco bag!