icon Pengendalian penyakit menular Novel COVID-19 diberlakukan di setiap daerah.
Untuk info terkait event dan status operasional toko, silahkan cek official website yang bersangkutan.

asianbeat Website pop-culture multilingual

  • facebook
  • twitter
  • Instagram

Interview Now - yonawo -(1/2)

Previous  |  
yonawo
LANGUAGES AVAILABLE: Interview Now Interview Now Interview Now Interview Now Interview Now Interview Now
"yonawo" merupakan band asal Fukuoka beranggotakan 4 orang yang memikat orang banyak termasuk pihak-pihak terlibat dari dunia musik dengan groove unik mereka yang dapat dinikmati melalui streaming service maupun berbagai media lainnya. Di tahun 2020, mereka telah merilis full-album pertama mereka "Ashita ha touzen konai desho" (lit.: I know you don't come tomorrow") dan melakukan tour nasional di 5 kota di Jepang, meraih momentum yang besar dalam perjalanan karir mereka. Kami telah mewawancarai para member yang tahun ini pun akan melangkah lebih jauh lagi tahun ini! Jangan lewatkan juga kesempatan untuk memenangkan hadiah menarik kali ini♪

Karya yang dikerjakan dan berbagai pertemuan. Album yang terlahir dari "kebetulan yang tak terelakkan"

yonawo(Dari kiri) 野元喬文 (Nomoto Takafumi / Drums), 荒谷翔大 (Aratani Shota / Vocal), 田中慧 (Tanaka Satoshi/ Bass), dan 斉藤雄哉 (Saito Yuya / Guitar)
asianbeat (ab): Akhirnya kalian merilis full-album pertama kalian. Kalau diungkapkan dalam sepatah kata, kata apa yang menggambarkan album ini?

野元喬文 (Nomoto Takafumi): Hmm... Mungkin "kebetulan yang tak terelakkan." Memang, album kali ini dikerjakan secara terencana, tapi cukup banyak juga bagian yang terselesaikan dengan mengikuti flow dan juga yang terselesaikan on-the-spot.
荒谷翔大 (Aratani Shota): Karya yang penuh dengan "tantangan baru." Ini adalah pertamakalinya kami mengerjakan pembuatan album berempat, dan album ini penuh dengan berbagai hal yang ingin saya coba lakukan, misalnya aransemen dengan menggunakan synthesizer maupun mencoba berbagai medote baru untuk memperluas cara menangkap sound.
田中慧 (Tanaka Satoshi): Album yang terasa seperti "cerita singkat." Dalam album ini juga ada lagu "cart pool" yang liriknya saya kerjakan. Ketika mengerjakan lirik lagu ini saya pun memikirkan bagaimana supaya storynya balance dengan lagu-lagu lainnya di album ini.
斉藤雄哉 (Saito Yuya): Wah, giliran saya yah... Hmm, kalau dalam sepatah kata, mungkin bagi saya yang pas adalah "memori". Album ini sendiri peun dengan berbagai kenangan sebagai yonawo.
Aratani: Seperti album kelulusan? Walaupun pada awalnya album ini dibuat bukan dengan tujuan seperti itu, tapi pada akhirnya album ini juga menjadi satu hal yang penuh kenangan yah.
Saito: Yep, betul!
yonawo
yonawo
ab: Mendengar jawaban "memori," kami jadi bisa merasakan kecintaan kalian terharap "yonawo" melalui jawaban kalian. Di special website "Ashita ha touzen konai desho" (>> klik di sini) lirik lagu yang tampak mengalir pun terlihat sangat keren. Frase apa yang jadi favorit kalian?

Aratani: '202-go wo chari de Go' dari lagu "202". Lirik ini dikerjakan ketika kami masih SMA, dalam artian yang berbeda dengan sekarang, lagu ini terasa sangat dinamik bagi saya.
Nomoto: Frase dari lagu berjudul "Ikiwakare". Tapi lirik lagu ini cukup pendek, cuma ada beberapa baris...
Saito: Saya suka lirik dari lagu "Kokuhaku". Liriknya cute.
Tanaka: Waktu pertamakali mendengar bagian 'Oborozuki no shita jinwari' dari lagu "good job" saya jadi suka dengan bagian itu.
yonawo
Previous  |  

WHAT’S NEW

EDITORS' PICKS

  • This is Fukuoka
  • Interview Now
  • Misako Aoki’s “Kawaii Revolution” Interviews  Produced by 
Takamasa Sakurai
  • WFS
  • オタクマップ
  • HOT SPOTS

PRESENTS

Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
  •  yonawo
  • * Win a card signed by yonawo! Apply by Sun. 14 Feb. 2021 (JST)!
  •  Double Rider smartphone stand
  • * "A local specialty set discovered during the trip to Tagawa Area giveaway! Apply by Mon. 11 Jan. 2021 (JST)!
  •  Double Rider smartphone stand
  • * "Double Rider smartphone stands" (official movie item) giveaway! Apply by Sun. 20 Jan. 2021 (JST)!