asianbeat Website pop-culture multilingual

  • facebook
  • twitter

Vol.8 Haruko Momoi - "# 8300" -

TEAM SAKUSAKU presents ~ Favorite Collections ~

Cerita Pendek Terbaru 『#8300』

Pengarang:Haruko Momoi

-Hari XX Bulan XX Tahun 199X-

Penyeberangan jalan silang, depan stasiun Shibuya. Fashion building dan pusat perbelanjaan bawah tanah pun belum beroperasi. Suara dan cahaya dari papan iklan pun telah menghilang, seolah kota ini belum terbangun, tapi orang-orang dengan tiada henti terus menyeberangi jalanan. Seiring saya berjalan cepat melewati taman Hachiko yang dipenuhi banyak puntung rokok, burung-burung merpati yang gemuk pun berterbangan.

Ketika saya lihat jam tangan favorit saya (G-SHOCK Irukuji), waktu menunjukkan belum pukul 8. Belum terlambat. Di antara box telepon umum yang berjejer, ketiga dari kiri. Sambil memegang erat tas sekolah, saya membuka pintu box telepon umum yang berat, masuk ke dalam. Di bawah telepon terdapat sebuah buku telepon yang tebal dan berat. Saya buka yellow pages pada index "M", kemudian saya keluarkan selembar uang 5000 Yen dari dompet agnès b., kemudian buku itu saya tutup. Kemudian buku itu saya letakkan kembali di bagian paling bawah di antara buku telepon lainnya. Setelah mengintip ke luar melalui kaca box telepon umum untuk memastikan tidak ada orang di sekitar, saya menghela nafas lalu mengambil handset,
"Tolong nanti setelah jam 3 sore"

Saya seorang pelajar kelas 2 SMA, saya sudah terbiasa dengan hari-hari di sekolah yang terletak di daerah perumahan yang berada di bagian berbukit di kota ini. Hari ini pun seperti biasa, saya ke sekolah, di kelas mengerjakan beberapa soal, kemudian mengejar bola tenis, kemudian menyeruput susu berkemasan segitiga yang dibeli di toko, tapi pikiran saya selalu tertuju kembali pada uang 5000 Yen yang saya selipkan di buku telepon. Saya terus berpikir, ingin mengakhiri rutinitas hari ini dengan segera, kemudian kembali ke box telepon umum yang ada di Shibuya itu.

Bersamaan dengan berbunyinya bel yang menandakan berakhirnya jam sekolah, "Hari ini saya gak ikut komite," begitu saya sampaikan kepada teman-teman sekelas, kemudian saya berjalan cepat ke gerbang sekolah, kemudian menaiki kereta jalur Yamanote berlawanan arah dengan yang saya naiki tadi pagi, merasa agak sebel karena koran olahraga yang dibaca om-om di sebelah saya menyentuh rambut saya, dan akhirnya saya turun di stasiun Shibuya.

Ada banyak orang di tengah suasana yang bising, sulit untuk berjalan lurus di tengan kota berwarna abu-abu ini. Saya merasa seperti terburu-buru, sambil menarik napas saya dengan segera berjalan menuju box telepon umum ketiga dari kiri. Kemudian, di depan telepon itu ada beberapa pelajar perempuan SMA sedang menggunakan pager, kemudian beberapa pria dengan jas, tampak seperti businessman, membentuk barisan antrian yang panjang. Sambil dalam hati menyuruh mereka semua untuk cepat selesai, saya menunggu giliran sambil mendengar 3 lagu BGM dari earphone.

Akhirnya tiba giliran saya, dan ketika saya mencoba masuk ke box sempit seperti tadi pagi, keringat mulai mengucur dari sisi wajah saya, mungkin karena terik matahari, atau mungkin karena panas dari orang-orang di sekitar saya. Di dalam booth, entah kenapa terasa sunyi - hiruk-pikuk kota di luar tak terasa sama sekali. Dengan segera saya mencari buku yellow pages. Saya berharap menemukannya di bagian paling bawah di mana saya letakkan tadi pagi, tapi sekarang buku itu ada di kedua dari atas. "Saya sudah melakukan ini 3 kali, dan selama ini tidak ada masalah, jadi hari ini pun juga seharusnya tidak ada masalah," saya berbicara sendiri, setengah berdoa sambil perlahan membuka halaman berindex "M".
Uang 5000 Yen telah hilang, dan di tempatnya terdapat tiket untuk konser malam ini di Nippon Seinenkan convention complex.

"Yes!" sambil melakukan pose kemenangan. Kemudian, tiket itu dengan hati-hati, saya masukkan perlahan ke dompet. Kemudian saya mengambil handset telepon, memasukkan kartu telepon, kemudian dengan segera menekan nomor.
 #8300
Saya masukkan nomor box dan nomor pin, kemudian saya mengucapkan pesan saya,
"Terimakasih. Tiket untuk malam ini, sudah saya terima!"

Saat itu belum ada internet maupun SNS. Entah sejak kapan komunitas kecil fan idol di sekitar saya, ketika tidak bisa pergi untuk mengambil tiket secara langsung, komunikasi melalui komputer, voicemail, dan box telepon umum pun mulai saya gunakan.

Voicemail merupakan pelayanan dari perusahaan telepon untuk merekam dan memutar ulang pesan dari mesin penjawab telepon. Layanan ini tidak gratis, jadi tidak bisa sering digunakan. Password untuk mendengar pesan harus dilihat melalui komputer, dan yang lebih aneh lagi, walaupun box telepon umum ini terletak di tempat seramai ini, tidak ada orang yang menggunakan buku telepon yang ada di sana, jadi sampai saat ini cara ini belum pernah gagal.

"Rahasia box telepon umum depan Stasiun Shibuya, untuk sementara sepertinya tak akan terpecahkan..."

(Bersambung…… Maybe!?)

*Cerita ini adalah fiktif.

Haruko Momoi

PROFILE

Haruko MomoiHaruko Momoi (桃井はるこ)

Voice actor, penyanyi sekaligus penulis lagu. Sejak waktu SMA (tahun 1990-an) melakukan live performance di jalanan Akihabara, dan juga dikenal sebagai "Ganso Akiba-kei Jyo'ou (Ratu Pioner Akiba)" karena dahulu aktif menulis tentang game dan komputer.
Sebagai voice actor, berperan sebagai Komugi Nakahara (Nurse Witch Komugi), Faris Nyannyan (STEINS;GATE), Sun Seto (My Bride is a Mermaid), Anise Tatlin (Tales of the Abyss), dll. Sebagai penulis lirik dan pengarang lagu pun, banyak memberi kontribusi lagu untuk game, anime, dan artist lainnya. Sebagai penyanyi, aktif melakukan live performance, dan dikenal dengan reputasi sebagai penyanyi yang mampu menyanyi dengan santai.
Juga aktif di berbagai belahan dunia seperti Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Rusia, Eropa, Asia, dll. Hingga Maret 2016 telah menjelajah ke 29 kota di 16 negara, memiliki banyak fan dari mancanegara. Pada 2015, setelah sekitar 3 tahun merilis album baru, "Stay Gold" dengan label rekaman tokyo torico.

Twitter: @momoiktkr
Website: http://rg-music.com/momoi/

New Album"Pink Hippo Album ~セルフカバー・ベスト~ (lit. Pink Hippo Album -Self Cover Best-)" Rilis 20 Juli.
- Keterangan lebih lanjut ⇒ http://tokyotorico.jp/discography/momoi0002/ (Bahasa Jepang)

"桃井はるこワンマンライブ2016 Pink Hippopo魂!!! (lit. Haruko Momoi Solo Live 2016 Pink Hippopo Soul!!!)"Konser tunggal di Kawasaki Club Citta. Tiket sudah mulai dijual.
- Keterangan lebih lanjut >> http://rg-music.com/momoi/news/pink_hippopo/ (Bahasa Jepang)

Haruko Momoi

PRESENT!

PresentSatu pembaca beruntung dari asianbeat berkesempatan mendapatkan sebuah kartu yang ditandatangani oleh Haruko Momoi! Jangan lewatkan kesempatan ini!

[Periode Pendaftaran]
Jumat, 8 Juli - Minggu, 14 Agustus 2016 (Japan Standard Time)

Pengumuman Pemenang
Rabu, 17 Agustus 2016

Periode pendaftaran telah berakhir. Terima kasih!
Pemenang yang beruntung adalah...

warydata san

.....Selamat ya!!


(Pemenang akan dihubungi langsung oleh tim asianbeat)
Back list Next
Comment section ini adalah tempat bagi pembaca untuk memberikan pendapat dan komentar. Komentar yang tidak sesuai dapat dihapus oleh pihak asianbeat, karena itu tolong tulis komentar dengan sopan. Terima kasih!

WHAT’S NEW

EDITORS' PICKS

  • This is Fukuoka
  • Interview Now
  • Misako Aoki’s “Kawaii Revolution” Interviews  Produced by 
Takamasa Sakurai
  • WFS
  • オタクマップ
  • HOT SPOTS

PRESENTS

Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
Present* Win a signed goods from Gekijoban Gokigen Teikoku Ichiho Shirahata and Hibiki Kunogi!
[Details] Click HERE!

Present* Win a CD signed by Taketeru Sunamori!
[Details] Click HERE!

Present* Ayo Berpartisipasi Dalam Survey Pembaca dan Menangkan Hadiah Menariknya!
[Details] Click HERE!

Present* Win a card signed by Hiroshi Koujina or a Studio Live 40th anniversary book and commemorative file!
[Details] Click HERE!

Present* Win a booklet autographed by Chiaki Ishikawa!
[Details] Click HERE!

Present* Win a card autographed by hitomi!
[Details] Click HERE!

INFORMATION