asianbeat Website pop-culture multilingual

  • facebook
  • twitter

Vol.39 Seiji Mizushima (水島精二) & Saki Suzuki (鈴木沙季) - Dialog (Part 1) -

TEAM SAKUSAKU presents ~ Favorite Collections ~
LANGUAGES AVAILABLE: TEAM SAKUSAKU presents ~ Favorite Collections ~ TEAM SAKUSAKU presents - Favorite Collections - TEAM SAKUSAKU presents - Favorite Collections - TEAM SAKUSAKU presents - Favorite Collections - TEAM SAKUSAKU presents - Favorite Collections -
Dalam SAKUSAKU Vol.39 kali ini kami menghadirkan interview bersama animation director Seiji Mizushima dan produser DMM.futureworks Saki Suzuki!
─── "Sakuraikku Box. '18" merupakan pertunjukan yang hebat! Suzuki, sebagai produser DMM VR THEATER tentunya ada banyak permintaan khusus yang harus kamu perhatikan. Pasti ada banyak persiapan yang perlu dilakukan untuk berlangsungnya event ini yah?

Sakuraikku Box ’18
Saki Suzuki (Suzuki): Terima kasih banyak! Event ini terbukti sukses besar. Berbagai artis telah tampil di dalam theater VR ini sebelumnya, tapi ini adalah pertamakalinya venue ini digunan dalam format festival dengan berbagai penampilan dalam set list nya. Semua penampil punya kepribadian yang kuat, ini sangat membantu dalam proses produksi dan pembuatan video. Saya puas karena semuanya dikerjakan dengan profesionalisme yang tinggi dan hasilnya pun terlihat seimbang.

Seiji Mizushima (Mizushima): Saya tidak banyak terlibat kali ini, tapi saya turut berpartisipasi dalam pembentukan ide awal dan ketika event ini berlangsung, saya menyaksikan berbagai hal mulai dari awal rehearsal. Sepertinya virtual space mendapat banyak perhatian saat ini. Ini merupakan usaha yang sangat menarik. Ada sejumlah VTubers (Virtual YouTubers) yang aktif saat ini. Hari ini saya bisa melihat potensi penuh dari VR theater dan apa yang bisa dilakukan dengan ruang seperti ini!

Suzuki: Terkait topik dunia "virtual"... Mungkin akan menarik kalau kamu bisa membuat karakter untuk SAKUSAKU!
TEAM SAKUSAKU presents ~ Favorite Collections ~
Mizushima
: Juga ada Yoshimatsu, jadi sepertinya itu bisa dilakukan, walaupun permintaannya terdengar sedikit tidak masuk akal (lol). (*Note: Takahiro Yoshimatsu adalah seorang animator. Desain banner kolom TEAM SAKUSAKU di kanan ini adalah karya darinya)

Suzuki: Permintaan yang tidak masuk akal (lol)! Karakter virtual sangat unik dan menarik, detil sekecil apapun bisa dibuat menjadi sesuatu yang cute... Karakter seperti apa yah yang cocok...
Mizushima: VTubers populer itu dikenal dengan nama "the big four" kan? Karakter mereka sangat kuat! Mereka punya dampak visual dan sangat asik! Orang-orang sangat tertarik terhadap AI dengan fungsionalitas yang tinggi

Suzuki: Sebelum virtual space ada, umumnya orang-orang berpikir ketika membuat avatar yang cantik dan keren, pada akhirnya semuanya akan memiliki wajah yang mirip. Tapi kenyataannya, ini bisa menjadi ruang untuk memperlihatkan karakteristik individual mereka! Ini lumayan menarik! Misalnya, ketika saya memilih karakter dalam game, terkadang saya memilih karakter yang terlihat sangat berbeda dengan saya, atau yang memiliki karakteristik yang tidak saya miliki di dunia nyata.

Sakuraikku Box ’18
Sumire Uesaka @ "Sakuraikku Box. ’18"

Sakuraikku Box ’18
Tenma Matsunaga @ "Sakuraikku Box. ’18"

Mizushima: Ini merupakan suatu pertanda, bahwa orang-orang ingin menjadi sosok yang berbeda. Ngomong-ngomong, saya sempat tertawa ketika melihat beberapa anak muda berusaha keras untuk membuat sosok karakter perempuan yang sempurna dalam game, atau yang serupa dengan itu!

───Jadi mereia bisa membuat karakter yang cantik seperti itu?

Mizushima: Hmm, pastinya membutuhkan banyak usaha untuk menemukan bentuk wajah yang seimbang. Misalnya, kamu bisa memutar karakter di halaman menu dan membuat bentuk wajah yang seimbang dengan melihatnya dari berbagai sudut pandang. Kamu tahu kan ada perempuan yang punya rambut di sisi wajah mereka? Well, detil sekecil itu bisa dipilih dalam game. Tapi semuanya tergantung sudut pandang, mungkin dari depan terlihat cute, tapi dari sudut pandang lain bisa saja terlihat berantakan (lol)!

───Tentunya membutuhkan banyak usaha untuk bisa membuat hal seperti ini di dunia nyata yah!

Mizushima: Pastinya! Saya sangat respect dengan orang-orang yang berusaha keras untuk tampil enak dilihat! Orang-orang peduli dengan penampilan mereka, bahkan hingga detil terkecilnya! Berbagai video before-after makeup bisa ditemukan dalam aplikasi seperti "Tik Tok." Melihat seseorang tanpa filter bisa memberi pandangan yang lebih jelas tentang efek apa saja yang mereka tambahkan. Saya rasa, orang-orang bisa tampil cantik dan keren tanpa makeup, tapi saya juga salut dengan usaha yang mereka upayakan untuk bisa tampil cantik! Usaha ini bisa memakan banyak waktu dan tenaga. Terkadang, mengenakan makeup hanya untuk pergi ke luar bisa menjadi hal yang sangat merepotkan. Ketika saya tampil di panggung, saya di makeup dan rambut saya pun ditata, jadi sedikit banyak saya mengerti tentang seberapa keras usaha yang dibutuhkan untuk hal ini.

Suzuki: Apa yang kamu rasakan ketika tampil di tempat umum dengan makeup? Atau ketika tidak mengenakan makeup sama sekali?

Mizushima: Pastinya saya merasa lebih baik dan lebih nyaman dengan makeup dan rambut yang telah ditata! Itu yang saya rasakan ketika sedang bersiap-siap!


Suzuki: Makeup bisa menjadi sesuatu yang sangat penting ketika tampil di depan publik. Mengenakan makeup dengan baik atau tidak bisa mempengaruhi bagaimana saya berinteraksi dengan orang lain. Ketika saya merasa lebih percaya diri dengan apa yang saya telah lakukan, saya cenderung melakukan pendekatan yang lebih proaktif. Kalau tidak terlalu bagus, saya bisa langsung merasa ingin cepat pulang walaupun baru saja keluar (lol)! Saya merasa makeup bisa melengkapi saya dengan sesuatu yang lebih!

Saya jadi teringat... Ketika saya masih remaja, saya sangat ingin bisa berubah menjadi boneka! Saya punya bulu mata palsu, saya juga mengenakan lensa kontak berwarna, dan berusaha keras dengan makeup yang saya kenakan. Tapi ketika saya mulai berkomitmen penuh terhadap style itu dan berusaha untuk mencapai batasnya, saya tiba-tiba berpikir... Tunggu dulu, saya ingin jadi seorang manusia (lol)! Perlahan saya menjadi lebih natural, tapi terkadang saya masih ingin menjadi boneka.

Mizushima: Tapi penampilan yang kita inginkan selalu berubah sih ya...

Suzuki: Walaupun hanya melihat seseorang dari pinggir... Saya rasa sangat menarik bisa melihat orang yang sama bisa terlihat berbeda, mulai dari wajah hingga fashionnya, tergantung dengan apa yang sedang trend saat itu.

Mizushima: ... Bagaimana dengan masker gas?

───Suzuki, kamu dulu merupakan seorang idol. Waktu itu, kamu pernah menyebut bahwa kamu suka masker gas?

Suzuki: Ya, saya sangat suka masker gas...

Mizushima: Idol punya wajah yang cute. Kalau pakai masker gas jadi tidak kelihatan dong (lol)! Apa alasannya?

Suzuki: Saya rasa kurang baik kalau ini salah dimengertikan, tapi saya hidup setiap harinya berharap seseorang bisa me-reset dunia (lol). Karena itu kebanyakan genre anime yang saya suka ceritanya dimulai dengan dunia yang telah hancur. Masker gas merupakan salah satu benda yang dibutuhkan dalam situasi seperti itu. Ada hal yang tidak bisa terlihat kalau tidak mengenakannya. Ketika saya masih SMP atau SD, saya merupakan tipe anak yang berpikir apa yang akan saya lakukan ketika bertemu dengan naga, atau bagaimana saya bisa bertahan hidup kalau dunia dipenuhi dengan zombie.

Mizushima: Pandangan dunia yang unik seperti itu bukan hal yang buruk. Karya yang saya buat terkadang menghadirkan tema kehancuran dunia atau bagaimana prosesnya berlangsung (lol). Saya rasa semua orang punya keinginan dan pemikiran seperti itu, hanya saja dalam dunia entertainment terkadang hal ini terekspresikan atau dipendam. Keragaman sangat penting dalam dunia ini. Perdamaian tidak hanya tentang orang-orang bersatu, saya merasa perdamaian bisa terlihat juga ketika orang-orang saling bisa menjaga jarak dengan tepat ketika mereka tidak bisa saling setuju. Hanya saja, ketika mengekspresikan hal seperti itu tentunya masalah dan perpecahan menjadi hal yang sangat mungkin terjadi (lol).

Suzuki: Dunia yang dihadirkan Mizushima sebagai sutradara cenderung hancur yah (lol). Karya-karya itu dibuat untuk tujuan entertainment. Saat ini, ada banyak cara untuk berkomunikasi, seperti internet, virtual space, dan berbagai ragam konten, dan di balik itu semuanya, selalu ada sosok manusia. Saya mengungkapkan ini semua, tapi saya rasa pada akhirnya manusia menyukai manusia.

Mizushima: Ada banyak keragaman saat ini. Remaja lelaki mungkin saja bisa menikmati anime yang ditujukan kepada remaja perempuan, begitu juga sebaliknya. Tidak ada yang salah dengan ini. Orang-orang seperti itu sudah ada sejak dulu. Hanya saja, dulu kalangan ini tidak terlihat dengan jelas. Tidak ada banyak medium di mana orang-orang bisa membagikannya dan berinteraksi satu dengan lainnya. Saat ini kita punya media sosial, yang sangat cocok untuk hal seperti ini. Di dunia nyata, ada banyak event, seperti comiket (comic market) dan event fotografi bertema cosplay. Orang-orang yang hadir dalam perkumpulan ini selalu menunjukkan respect mereka terhadap ketertarikan dan hobby orang lain. Ini merupakan hal yang sangat hebat. Tapi juga ada kemungkinan bocornya informasi pribadi, yang tentunya perlu diperhatikan juga. Upaya pencegahan perlu dilakukan, dan semuanya perlu dikelola dengan baik. Sangat penting untuk bisa membuat ruang yang aman di mana privasi orang-orang bisa terjaga.

*Part 2 dari artikel ini, "TEAM SAKUSAKU presents – Favorite Collections Vol.40 Seiji Mizushima & Saki Suzuki - Dialog (Part 2)," akan dirilis dalam bulan Oktober! Stay tuned!

PROFIL

Seiji Mizushima水島精二 (Seiji Mizushima)
Animation Director. Berafiliasi di Hifumi,inc.
Debut direktorial dengan "Generator Gawl," sejak debutnya telah mengerjakan berbagai karya ternama termasuk "Dai-Guard," "Shaman King," "Fullmetal Alchemist," "Oh! Edo Rocket," "Mobile Suit Gundam 00," "Hanamaru Kindergarten," "UN-GO," "Natsuiro Kiseki," "Expelled from Paradise," "Wooser's Hand-to-Mouth Life: Mugen-hen," "Concrete Revolutio," "ESCHA CHRON," "BEATLESS," dan "Hiragana Danshi."

Twitter:@oichanmusi


鈴木沙季 (Saki Suzuki)
Produser untuk DMM RESORTS Creative Studio Mzo. Bekerja sebagai produser dalam pertunjukan DMM VR THEATER.

"Creative Studio Mzo" run by DMM RESORTS: https://dmm-resorts.co.jp/
VR THEATER Official Website: https://vr-theater.dmm.com/
VR THEATER Official Twitter: @DMM_VR_THEATER

PRESENT!

Seiji Mizushima and producer Saki Suzuki
EMPAT pembaca beruntung dari asianbeat berkesempatan memenangkan DMM VR THEATER original t-shirt size M (1 warna biru muda dan 1 warna pink) atau tote bag (1 berwarna putih dan 1 berwarna hitam) yang telah ditandatangani oleh Seiji Mizushima dan Saki Suzuki! Jangan lewatkan kesempatan ini!

[Periode Pendaftaran]
Until Minggu, 18 November 2018 (Japan Standard Time)

Pengumuman Pemenang
Rabu, 21 November 2018

Periode pendaftaran telah berakhir. Terima kasih!

Pemenang yang beruntung adalah...

- DMM VR THEATER original T-shirt (light blue)
Zack san

- DMM VR THEATER original T-shirt (pink)
かえる san

- DMM VR THEATER original tote bag (white)
pp san

- DMM VR THEATER original tote bag (black)
Ina san

.......Selamat ya!!

(Pemenang akan dihubungi langsung oleh tim asianbeat)

※ Gambar hanya untuk ilustrasi
Back list Next

Artikel Terkait

Comment section ini adalah tempat bagi pembaca untuk memberikan pendapat dan komentar. Komentar yang tidak sesuai dapat dihapus oleh pihak asianbeat, karena itu tolong tulis komentar dengan sopan. Terima kasih!

WHAT’S NEW

EDITORS' PICKS

  • This is Fukuoka
  • Interview Now
  • Misako Aoki’s “Kawaii Revolution” Interviews  Produced by 
Takamasa Sakurai
  • WFS
  • オタクマップ
  • HOT SPOTS

PRESENTS

Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
  • TEAM SAKUSAKU
  • *win a card signed by MIKOTO!

INFORMATION