icon Pengendalian penyakit menular Novel COVID-19 diberlakukan di setiap daerah.
Untuk info terkait event dan status operasional toko, silahkan cek official website yang bersangkutan.

asianbeat Website pop-culture multilingual

  • facebook
  • twitter
  • Instagram

Interview Now - Tochi Ueyama, Suu Minazuki, Takahiro Seguchi, Haruhiko Mikimoto, Reine Hibiki, Makoto Kaneuji (Manga CPO) -(2/3)

Tochi Ueyama, Suu Minazuki, Takahiro Seguchi, Haruhiko Mikimoto, Reine Hibiki, Makoto Kaneuji (Manga CPO)

Kalau para pembaca bergairah hingga seperti ini, tentunya para seniman manga pun punya passion yang kuat

ab:Apakah seniman manga yang aktif di Fukuoka sering berkesempatan berkumpul bersama?

Tochi Ueyama, Suu Minazuki, Takahiro Seguchi, Haruhiko Mikimoto, Reine Hibiki
Ueyama: Ya.

Minazuki: Kami suka minum, jadi ada baiknya menyediakan minuman sebelumnya.

Seguchi: Kami minum banyak (lol)! Bagi kami, ini asik karena kami bisa minum sambil bersantai-santai. Orang-orang di Tokyo biasanya pulang dengan kereta terakhir, tapi di Fukuoka, orang-orang sering melewatkannya, dan pulang dengan taksi.

Kaneuji: Dan taksi nya pun murah! Ueyama-san sedikit lebih jauh, tapi kebanyakan dari kami, walaupun ketinggalan kereta, kami bisa naik taksi dan sampai ke rumah hanya dengan sekitar 2-3 ribu yen!

Reine Hibiki (Hibiki): Oh begitu yah? Saya pernah menanyakan teman saya yang merupakan penulis dan ilustrator asal Fukuoka, "Mengapa tidak pindah ke Tokyo?" Mereka bilang, makanan di Fukuoka enak, dan untuk ke Tokyo bisa dengan mudah hanya dengan menaiki pesawat, jadi tidak perlu pindah. Sekarang saya mengerti, yang mereka bilang itu masuk akal.
Tochi Ueyama
Tochi Ueyama
Mikimoto:Seperti yang dikatakan Hibiki-san, kolega saya yang merupakan editor dan pernah ke Fukuoka untuk keperluan kerja atau tinggal di sana selama beberapa saat pernah bercerita, makanan di Fukuoka murah dan enak. Mereka juga menceritakan hal yang sama tentang harga taksi dan tentang seberapa dekatnya mereka tinggal dengan tempat-tempat di mana mereka bisa pergi minum. Sepertinya, kalau sudah pernah tinggal di sini, orang tidak ingin pindah lagi. Saya pernah ke sini beberapa kali, dan saya tetap merasa makanan di sini enak. Tempat ini sangat keren.

Hibiki: Bikin iri!

Reine Hibiki Haruhiko Mikimoto
(Dari kiri) Reine Hibiki dan Haruhiko Mikimoto

ab: "MCPO AWARD 2017" juga menerima banyak pendaftar dari luar negeri. Bisa ceritakan bagaimana respon dan feedback terhadap manga kalian dari para fans di luar negeri?
Ueyama: Anime saya, "Cooking Papa" sudah diputar di lumayan banyak tempat. Orang-orang dari Malaysia dan Macao bilang mereka tumbuh besar menonton "Cooking Papa." Dan ketika saya dengar itu, saya berpikir, "wow, serius?!" Ini membuat saya merasa anime memiliki kekuatan yang luar biasa! Kalau manga (di luar Jepang), cuma pernah dirilis di Taiwan dan Korea. Tapi saya rasa masih cukup terkenal karena anime nya. Dalam kontes ini, saya belajar banyak dari melihat berbagai karya dari berbagai penjuru dunia.

Minazuki: Alamat email pribadi saya bisa ditemukan di internet. Mereka pasti menemukannya di sana, karena saya tiba-tiba mendapat pesan dari Finlandia atau Kanada, "selamat atas 10 tahun 'Sora no Otoshimono (Heaven's Lost Property)!'" Sangat luar biasa, karena saya sendiri lupa (tentang perayaan 10 tahun itu)! Tanggapan yang saya dapat sangat luar biasa. Passion para pembaca terasa seperti dulu waktu tahun 80an. Kalau para pembaca bergairah hingga seperti ini, tentunya para seniman manga pun punya passion yang kuat. Saya rasa, istilah "manga adalah Jepang" bisa berubah kedepannya.
Suu Minazuki 水無月すう
Suu Minazuki
Seguchi: Saya tidak punya banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang di luar negeri, tapi saya menemukan banyak artis Korea yang muncul di suatu majalah. Bahasa Jepang mereka bagus, dan mereka tahu banyak dan detil tentang budaya. Ketika saya tanya mereka bagaimana mereka belajar Bahasa Jepang, mereka selalu bilang dari manga. Siapa sangka manga bisa mengajari orang-orang sebanyak itu! Dan tidak hanya satu atau dua orang... Ini cukup umum, jadi cukup mengejutkan juga!
瀬口たかひろ
Takahiro Seguchi
Minazuki: Di universitas, saya punya teman sekelas dari Perancis yang datang belajar ke sini (Jepang). Saya tanya, "Mengapa kamu mau belajar Bahasa Jepang?" Jawabannya, karena teman sekelas saya ini ingin membaca "Hokuto no Ken (Fist of the North Star)" dalam bahasa aslinya, dan menjadi penterjemah manga kedepannya.

Semua: Wow!

Hibiki: Pastinya ada orang dengan pengalaman seperti itu!

Seguchi: Beberapa saat lalu, saya berada di Italia, dan karena ini negara yang saya sering kaitkan dengan orang-orang yang modis, saya putuskan untuk pergi ke penjahit untuk memesan setelan jas. Staff di sana bertanya apa profesi saya, dan saya jawab, saya seniman manga. Kemudian saya diminta menggambar "Tsurikichi Sanpei." Saya membuat sketsa kasarnya untuk kenang-kenangan, yang tidak mirip dengan "Tsurikichi Sanpei" sama sekali. Tapi mereka sangat senang, dan berkomentar, "Yeey, Sanpei!" (lol)!
Semua: (lol)

Mikimoto:Saya rasa pengaruh manga dan anime Jepang sangat luar biasa. Misalnya, ketika kalian berpikir tentang penerbit Jepang bekerjasama dengan perusahaan China untuk menyusun majalah, mereka mencari tahu hingga sangat detil tentang Jepang, bahkan karya-karya mereka tampak sangat mirip dengan karya seniman Jepang pada umumnya. Sangat sulit dibedakan. Dan ini juga bukan hal yang langka.

Dampaknya pun luar biasa, tapi pada saat yang sama, area yang dipengaruhi oleh manga Jepang juga memiliki kualitas yang hebat dan karakteristik yang unik. Tentunya akan sangat menarik juga karakteristik dari tempat seperti China dan Eropa juga bisa mempengaruhi apa yang dibuat seniman manga Jepang kedepannya.
Haruhiko Mikimoto
Haruhiko Mikimoto
Bahkan di antara ilustrasi dan gambar yang dihadirkan dalam screening umum hari ini, saya rasa ada beberapa yang karya yang dibawakan dengan tipikal style Jepang, yang dalam standar Jepang bisa dikategorikan sebagai kelas profesional, saya bahkan terpikir, beberapa dari mereka bisa langsung mendapat pekerjaan di sini. Tapi pada saat yang sama, ada juga beberapa karya unik yang tidak bisa digambar oleh kebanyakan seniman Jepang. Jadi saya rasa, akan ada baiknya jika seniman dari Jepang dan dari luar negeri bisa saling menginspirasi satu sama lain.
Reine Hibiki
Reine Hibiki
Hibiki: Kami juga pernah sedikit membahas ini sebelumnya, tapi fans manga dan anime Jepang yang ada di luar negeri sangat antusias, jadi kami pun merasa termotivasi. Di Jepang, pembaca cenderung malu-malu dan merasa sungkan untuk bilang ke seniman bahwa mereka suka dengan karyanya. Tapi, di luar negeri, sepertinya para fans lebih mudah mengekspresikan ketertarikan mereka, dan ini berarti banyak bagi kami para seniman. Senang rasanya bisa mendapat respon yang hangat dari orang-orang di luar Jepang. Saya rasa interaksi dengan fans dari luar negeri seperti ini bisa membantu meningkatkan motivasi seniman Jepang. Saya rasa ini kesempatan yang luar biasa, merupakan hal yang menarik bisa bertemu dengan fans manga dari luar negeri. Ini membuat saya merasa senang, saya suka!

Ueyama: Ada taman di Hong Kong yang menghadirkan objek dan karakter dari manga. Saya rasa di Taiwan, passion dan ketertarikan para fans fun juga tidak kalah kuat.

Hibiki: Saya rasa, orang-orang di Jepang cenderung memandang manga sebagai sesuatu yang istimewa. Tapi seperti yang kamu bilang, di luar negeri, manga lebih menjadi bagian dari keseharian orang-orang. Anime dan manga pun mulai muncul dalam kota-kota di dunia nyata! Saya rasa ini juga hal yang luar biasa!

WHAT’S NEW

EDITORS' PICKS

  • This is Fukuoka
  • Interview Now
  • Misako Aoki’s “Kawaii Revolution” Interviews  Produced by 
Takamasa Sakurai
  • WFS
  • オタクマップ
  • HOT SPOTS

PRESENTS

Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
  • * A "MONSTER HUNTER" movie official goods - Great Sword key holder giveaway! Apply by 11th April 2021 (JST)
  •  yonawo
  • * Winner announced! A card signed by yonawo!
  •  Double Rider smartphone stand
  • * Winner announced! A local specialty set discovered during the trip to Tagawa Area!