- Home
- Artikel Khusus
- Interview Now
- Interview Now ~富崎NORI (Nori To...
Interview Now ~富崎NORI (Nori Tomizaki)~(2/3)

Saya ingin menggambar sebuah gambar yang bisa menjerat hati orang-orang yang melihatnya.
ab: Apakah ada seniman yang kamu suka, atau yang menjadi panutanmu?
Di berbagai genre ada banyak karya yang saya sukai, tidak ada satu sosok spesifik sih, tapi kalau seniman Jepang, saya suka Kasho Takabatake. Misalnya, kimono wanita yang digambarnya punya motif yang sama dengan yang dijual di department store, atau gambar bocah yang dibalut perban yang digambarnya, ketika melihatnya saya teringat dengan trend fashion di kalangan wanita muda saat itu, di mana perban sedang populer. Gambar dia banyak mempengaruhi dunia. Saya juga ingin menggambar sebuah gambar yang bisa menjerat hati orang-orang yang melihatnya.

Tomizaki NORI "毛糸" (Keito, lit.: Benang)
Bukan gambar sih, tapi selain itu saya juga mengagumi film Amerika maupun music video yang dibuat dengan full 3DCG karya Tim Burton dan John Lasseter, tidak hanya tekniknya, gambar yang indah dan karakter yang ekspressif membuat saya terkagum. Sebenarnya, saya sempat bertemu dengan Tim Burton dalam sebuah pesta! Saya pun terkesan karena bisa diperlihatkan portfolio yang waktu itu dibawanya.
Tidak hanya video, saya juga mendapat pengaruh dari musik. Ketika mendengar hide dan Namie Amuro (Lirik: Tetsuya Komuro), dan SMAP (Lirik: Shikao Suga), saya menjadi terdorong untuk menulis untuk majalah, dan semuanya berawal dari sana.
Di berbagai genre ada banyak karya yang saya sukai, tidak ada satu sosok spesifik sih, tapi kalau seniman Jepang, saya suka Kasho Takabatake. Misalnya, kimono wanita yang digambarnya punya motif yang sama dengan yang dijual di department store, atau gambar bocah yang dibalut perban yang digambarnya, ketika melihatnya saya teringat dengan trend fashion di kalangan wanita muda saat itu, di mana perban sedang populer. Gambar dia banyak mempengaruhi dunia. Saya juga ingin menggambar sebuah gambar yang bisa menjerat hati orang-orang yang melihatnya.

Bukan gambar sih, tapi selain itu saya juga mengagumi film Amerika maupun music video yang dibuat dengan full 3DCG karya Tim Burton dan John Lasseter, tidak hanya tekniknya, gambar yang indah dan karakter yang ekspressif membuat saya terkagum. Sebenarnya, saya sempat bertemu dengan Tim Burton dalam sebuah pesta! Saya pun terkesan karena bisa diperlihatkan portfolio yang waktu itu dibawanya.
Tidak hanya video, saya juga mendapat pengaruh dari musik. Ketika mendengar hide dan Namie Amuro (Lirik: Tetsuya Komuro), dan SMAP (Lirik: Shikao Suga), saya menjadi terdorong untuk menulis untuk majalah, dan semuanya berawal dari sana.
ab:Ketika kamu mengadakan pameran karyamu, pengunjung seperti apa yang biasanya datang untuk melihat-lihat?
Karena berbasis boneka dengan persendian bola dan gothic & lolita, kebanyakan orang yang datang adalah penggemar goth-loli atau fashion lolita, penggemar sub-culture dan underground culture, atau orang-orang dari bidang terkait.
Selain itu, juga ada penggemar visual-kei, penggemar anime, kolektor seni, dan berbagai latar belakang lainnya. Kebanyakan perempuan, tapi saya harap kalangan laki-laki juga bisa tertarik dengan hal ini.
Karena berbasis boneka dengan persendian bola dan gothic & lolita, kebanyakan orang yang datang adalah penggemar goth-loli atau fashion lolita, penggemar sub-culture dan underground culture, atau orang-orang dari bidang terkait.
Selain itu, juga ada penggemar visual-kei, penggemar anime, kolektor seni, dan berbagai latar belakang lainnya. Kebanyakan perempuan, tapi saya harap kalangan laki-laki juga bisa tertarik dengan hal ini.

Cafe Hyakujitsukou (2011)
ab: Dalam waktu dekat ini, apakah ada pameran yang dijadwalkan akan diadakan di Fukuoka? Kemudian, sampai saat ini sudah pernah pameran di mana saja?
Untuk saat ini, belum ada jadwal untuk pameran di Fukuoka, tapi waktu saya mendapatkan penghargaan untuk kategori still image dalam "Asia Digital Art Award," karya saya pernah diperlihatkan di Fukuoka Asian Art Museum. Selain itu, saya pernah berpartisipasi dalam pameran grup di Gallery Arou dan di Park Side Gallery.
Pameran tunggal yang pernah saya adakan selama ini kebanyakan diadakan di Tokyo. Yang paling pertama telah diadakan di Laforet Harajuku "LAPNETSHIP." kemudian setelah itu di Yoyogi "Kingyo CAFE" (telah tutup permanen), "Vanilla Gallery" yang terletak di Ginza, "Thanatos6" yang berada di Shinjuku, "Poster Hari's Gallery" di Shibuya, dan di "Sennen Gallery" yang terletak di Ikebukuro.
Untuk saat ini, belum ada jadwal untuk pameran di Fukuoka, tapi waktu saya mendapatkan penghargaan untuk kategori still image dalam "Asia Digital Art Award," karya saya pernah diperlihatkan di Fukuoka Asian Art Museum. Selain itu, saya pernah berpartisipasi dalam pameran grup di Gallery Arou dan di Park Side Gallery.
Pameran tunggal yang pernah saya adakan selama ini kebanyakan diadakan di Tokyo. Yang paling pertama telah diadakan di Laforet Harajuku "LAPNETSHIP." kemudian setelah itu di Yoyogi "Kingyo CAFE" (telah tutup permanen), "Vanilla Gallery" yang terletak di Ginza, "Thanatos6" yang berada di Shinjuku, "Poster Hari's Gallery" di Shibuya, dan di "Sennen Gallery" yang terletak di Ikebukuro.

(Model: Rin Kanzaki)
ab: Apakah kamu pernah pameran di luar negeri?
Saya pernah pameran tunggal di "Acrylic Age Gallery" yang terletak di Berlin, Jerman. Saya pernah berpartisipasi dalam pameran "ART BRANDENBURG 2009" di Jerman, dan "Resistance Gallery" di London.
ab: Bagaimana tanggapan dari luar negeri?
Saya berterimakasih dengan minat yang diperlihatkan orang-orang yang ada di luar negeri. Bahkan juga ada banyak yang sudah mengenal karya saya melalui internet. Karya saya pun pernah ditampilkan dalam kumpulan gambar yang diperjualbelikan di Amerika, dan buku yang diterbitkan di Perancis.
Saya pernah mendengar peneliti di sebuah universitas di New Zealand yang ingin menggunakannya dalam presentasi penelitiannya. Selain itu, karya saya juga pernah ditampilkan di majalah luar negeri dan selembaran event underground.
ab: Dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana kamu mendapatkan ide untuk karyamu?
Berawal dari kata-kata, kemudian membayangkan cerita, kemudian menggambar gambar yang saya inginkan. Kebanyakan prosesnya seperti itu.
Saya pernah pameran tunggal di "Acrylic Age Gallery" yang terletak di Berlin, Jerman. Saya pernah berpartisipasi dalam pameran "ART BRANDENBURG 2009" di Jerman, dan "Resistance Gallery" di London.
ab: Bagaimana tanggapan dari luar negeri?
Saya berterimakasih dengan minat yang diperlihatkan orang-orang yang ada di luar negeri. Bahkan juga ada banyak yang sudah mengenal karya saya melalui internet. Karya saya pun pernah ditampilkan dalam kumpulan gambar yang diperjualbelikan di Amerika, dan buku yang diterbitkan di Perancis.
Saya pernah mendengar peneliti di sebuah universitas di New Zealand yang ingin menggunakannya dalam presentasi penelitiannya. Selain itu, karya saya juga pernah ditampilkan di majalah luar negeri dan selembaran event underground.
ab: Dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana kamu mendapatkan ide untuk karyamu?
Berawal dari kata-kata, kemudian membayangkan cerita, kemudian menggambar gambar yang saya inginkan. Kebanyakan prosesnya seperti itu.
ab: Apakah ada anime atau film yang punya pandangan dunia yang unik dan kamu sukai?
Ada banyak sekali... Misalnya "Nightmare Before Christmas," "AKIRA," "Combat Mecha Xabungle," "Nausicaä of the Valley of the Wind," dan "Eureka Seven."
ab: Apakah ada hal yang menjadi hobby, atau membuat kamu tertarik saat ini?
Mungkin tidak bisa dibilang hobby sih, saya juga menjadi dosen ilustrasi digital di sekolah kejuruan, jadi saat ini saya sedang sering mencoba menggambar sendiri gambar yang jadi tugas para murid.
ab: Apa yang kamu lakukan selama hari libur?
Saya tidak punya jadwal libur yang jelas, jadi kebanyakan saya kerja di rumah, mempersiapkan materi kelas, atau membuat karya saya sendiri. Untuk tukar suasana, saya biasanya nonton video di internet, mencari barang yang saya ingin di toko online, atau mengambil foto pemandangan di daerah sekitar.
Ada banyak sekali... Misalnya "Nightmare Before Christmas," "AKIRA," "Combat Mecha Xabungle," "Nausicaä of the Valley of the Wind," dan "Eureka Seven."
ab: Apakah ada hal yang menjadi hobby, atau membuat kamu tertarik saat ini?
Mungkin tidak bisa dibilang hobby sih, saya juga menjadi dosen ilustrasi digital di sekolah kejuruan, jadi saat ini saya sedang sering mencoba menggambar sendiri gambar yang jadi tugas para murid.
ab: Apa yang kamu lakukan selama hari libur?
Saya tidak punya jadwal libur yang jelas, jadi kebanyakan saya kerja di rumah, mempersiapkan materi kelas, atau membuat karya saya sendiri. Untuk tukar suasana, saya biasanya nonton video di internet, mencari barang yang saya ingin di toko online, atau mengambil foto pemandangan di daerah sekitar.
WHAT’S NEW
EDITORS' PICKS
PRESENTS
Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
- ◆ Winner announced! Menangkankartu yang telah ditandatangani oleh Aoyama Yoshino dan Suzushiro Sayumi!
- ◆ Winner announced! Menangkankartu yang telah ditandatangani oleh Okasaki Miho, Kumada Akane, dan MindaRyn!
- ◆ Winner announced! Menangkan Movie "Tensura" official acrylic smartphone stand dan Rimuru eco bag!