- Home
- FROM ASIA - Informasi Terbaru...
- DOKI DOKI STATION MEDIA TEAM's...
- ZERO TOYS, museum mainan vinta...
ZERO TOYS, museum mainan vintage di kota Bandung(1/2)
Previous | Next
Tempat khusus bagi para penggemar mainan Jepang dan Amerika
Zero Toys, salah satu tempat di kota Bandung yang cukup dikenal di kalangan penggemar dan kolektor mainan karena memiliki sebuah ruangan yang ditata sebagai museum mainan berisi berbagai mainan vintage.

Berbagai etalase kaca di museum ini diisi mainan vintage yang sudah sangat langka dan membuat terkesima para kolektor mainan karena kebanyakan sudah memiliki harga yang tinggi. Mainan yang dikumpulkan di sini tidak hanya berasal dari Jepang tapi juga dari Amerika.

Sebenarnya Zero Toys adalah sebuah toko konsinyasi untuk komunitas kolektor mainan yang berfungsi sebagai tempat untuk membeli maupun menjual koleksi mereka, dimana kolektor bisa menemukan barang-barang dari kolektor lain dengan harga yang terjangkau. Dibentuk pada tahun 1999 oleh Aldo bersama empat orang temannya yang sama-sama menyukai anime dan mainan.

Terbentuknya Zero Toys berawal dari pemikiran mereka mengenai belum adanya tempat yang bisa dipakai untuk berkumpul dan mencari barang-barang yang berhubungan dengan anime dan mainan. Nama Zero dipilih karena mereka merasa bukanlah sebagai yang pertama tapi yang ke-nol. Zero Toys memiliki daya tarik sebagai toko dengan barang yang random dimana barang yang tersedia di sana akan berubah-ubah sehingga pengunjung akan selalu ingin tahu ada barang baru apa setiap kali berkunjung ke sana.

Berbagai etalase kaca di museum ini diisi mainan vintage yang sudah sangat langka dan membuat terkesima para kolektor mainan karena kebanyakan sudah memiliki harga yang tinggi. Mainan yang dikumpulkan di sini tidak hanya berasal dari Jepang tapi juga dari Amerika.

Sebenarnya Zero Toys adalah sebuah toko konsinyasi untuk komunitas kolektor mainan yang berfungsi sebagai tempat untuk membeli maupun menjual koleksi mereka, dimana kolektor bisa menemukan barang-barang dari kolektor lain dengan harga yang terjangkau. Dibentuk pada tahun 1999 oleh Aldo bersama empat orang temannya yang sama-sama menyukai anime dan mainan.

Terbentuknya Zero Toys berawal dari pemikiran mereka mengenai belum adanya tempat yang bisa dipakai untuk berkumpul dan mencari barang-barang yang berhubungan dengan anime dan mainan. Nama Zero dipilih karena mereka merasa bukanlah sebagai yang pertama tapi yang ke-nol. Zero Toys memiliki daya tarik sebagai toko dengan barang yang random dimana barang yang tersedia di sana akan berubah-ubah sehingga pengunjung akan selalu ingin tahu ada barang baru apa setiap kali berkunjung ke sana.




Pada tahun 2005, dibuat museum mainan dengan nama 198X Bandung (Nineteen Ninety Eight X Bandung) karena mainan yang ada di museum ini adalah mainan yang dirilis pada tahun 1980-an. Meskipun demikian, museum ini lebih dikenal dengan nama Zero Toys karena memang lokasinya yang bersatu dengan ruangan Zero Toys.

Saat ini ada sekitar 1600 mainan yang terpajang di museum dan masih ada sekitar 300 mainan yang belum didisplay, dimana terdiri dari mainan asal Jepang dan Amerika. Hebatnya, semua mainan yang ada di sini adalah barang koleksi owner sendiri yang dirawat dengan baik. Untuk rekor koleksi mainan dengan nilai tertinggi yang dimiliki museum ini dipegang oleh robot-robot asal Jepang.

Saat ini ada sekitar 1600 mainan yang terpajang di museum dan masih ada sekitar 300 mainan yang belum didisplay, dimana terdiri dari mainan asal Jepang dan Amerika. Hebatnya, semua mainan yang ada di sini adalah barang koleksi owner sendiri yang dirawat dengan baik. Untuk rekor koleksi mainan dengan nilai tertinggi yang dimiliki museum ini dipegang oleh robot-robot asal Jepang.




Salah satunya adalah robot Choudenji Machine Voltes V produksi Godaikin yang harganya berada di kisaran belasan juta rupiah, bahkan ada yang berani memberi harga 70 juta rupiah.

Sedangkan untuk mainan Amerika, ada banyak mainan yang sudah sangat langka di Amerika yang dimiliki museum ini. Hal ini dikarenakan banyaknya mainan yang sudah langka di Amerika masih bisa ditemukan di wilayah Asia.

Sedangkan untuk mainan Amerika, ada banyak mainan yang sudah sangat langka di Amerika yang dimiliki museum ini. Hal ini dikarenakan banyaknya mainan yang sudah langka di Amerika masih bisa ditemukan di wilayah Asia.
Previous | Next
WHAT’S NEW
EDITORS' PICKS
PRESENTS
Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
- ◆ Winner announced! Menangkankartu yang telah ditandatangani oleh Aoyama Yoshino dan Suzushiro Sayumi!
- ◆ Winner announced! Menangkankartu yang telah ditandatangani oleh Okasaki Miho, Kumada Akane, dan MindaRyn!
- ◆ Winner announced! Menangkan Movie "Tensura" official acrylic smartphone stand dan Rimuru eco bag!