- Home
- Kolom Berseri
- Catatan Perjalanan dari Dunia ...
- #27 Memproduksi lolita cafe un...
#27 Memproduksi lolita cafe untuk pertamakalinya 〜Juga aktif menyebarkan lolita di Jepang〜(1/9)
Previous | Next

Saya merasa senang bisa membuat mimpi ini menjadi kenyataan
Pada bulan April, untuk pertamakalinya saya memproduksi lolita cafe! Event lolita di luar negeri penting, tapi menyebarkan budaya lolita di Jepang juga tidak kalah penting. Lolita fashion merupakan gaya busana yang berasal dari Jepang, jadi sangat penting untuk bisa membuatnya semakin populer di Jepang. Memproduksi lolita cafe merupakan salah satu mimpi saya, dan saya merasa senang bisa membuat ini menjadi kenyataan.

Saat ini lolita fashion menjadi semakin populer di luar negeri, tapi di Jepang sendiri, bahkan di Harajuku akhir-akhir ini gaya busana ini menjadi semakin jarang ditemukan. Saya berpikir, di Jepang pun, kalau ada cafe yang bisa menawarkan pengalaman mengenakan busana lolita dengan bebas, tentunya budaya ini akan kembali bangkit. Lolita fashion kerap dipandang sebagai dunia yang sulit dimasuki, karena detil yang sangat halus dalam busana ini membuat harganya menjadi mahal, jadi dengan menghadirkan pengalaman untuk mencoba busana ini dengan bebas, saya rasa daya tarik lolita pun akan tersampaikan dengan lebih mudah.

Di tengah situasi ini, saya berkolaborasi dengan majalah "tulle" memproduksi cafe bernuansa pink "Lolita Closet Cafe produced by tulle×AokiMisako," yang buka secara terbatas di Harajuku, di mana pengunjung bisa menikmati pengalaman lolita. Cafe ini hadir dengan konsep: ruang kawaii yang bisa mengabulkan berbagai keinginan seperti "ingin menghabiskan waktu kawaii di ruang yang kawaii," "ingin mencoba mengenakan busana lolita," "ingin berkeliling Harajuku dengan penampilan yang kawaii," dan "ingin memperluas lingkaran komunitas lolita."

Lolita fashion identik dengan tea party, jadi saya juga menghadirkan paket di mana pelanggan bisa menikmati tea party dengan penampilan yang kawaii, berbagai cemilan manis dan minuman yang kawaii, dan pengalaman berjalan-jalan sambil mengenakan busana lolita yang saya miliki.

Cafe ini buka secara terbatas selama 10 hari, pada 13-22 April 2018 di AREA-Q, Harajuku! Selama peride ini, Misako juga hadir sebagai staff, membagikan berbagai tips terkait pengalaman lolita, berfoto bersama para fans di photo booth yang kawaii, mengadakan kelas hair make, dan juga mengadakan tea party! Juga ada penggemar lolita fashion yang datang dari luar negeri!

Pengalaman lolita pun sangat populer, saya juga mendengar komentar seperti "saya menyadari daya tarik lolita setelah mencoba mengenakan busananya," maupun "lolita fashion merupakan gaya busana yang instagrammable." Walaupun hanya buka selama 10 hari, cafe ini dikunjungi sekitar 500 pengunjung! Ketika saya memperkenalkan pink curry, salah satu menu cafe ini, di akun instagram saya, post itu mencapai 2 juta view, benar-benar produk yang instagrammable!

Kali ini cafe ini hanya buka secara terbatas, jadi saya rasa ada banyak orang yang sebenarnya tertarik tapi tidak sempat datang ketika cafe ini buka. Pada tahun 2020 olimpiade akan diadakan di sini, jadi saya rasa akan ada banyak orang dari luar negeri yang datang berkunjungi ke Jepang. Saya memiliki angan-angan untuk bisa membuka cafe pengalaman lolita secara permanen di Harajuku! Saya ingin terus berusaha keras dalam pertukaran budaya lolita baik di Jepang maupun di luar negeri! Kedepannya saya akan terus memikirkan ide baru, dan dengan aktif mempopulerkan lolita fashion.

Saat ini lolita fashion menjadi semakin populer di luar negeri, tapi di Jepang sendiri, bahkan di Harajuku akhir-akhir ini gaya busana ini menjadi semakin jarang ditemukan. Saya berpikir, di Jepang pun, kalau ada cafe yang bisa menawarkan pengalaman mengenakan busana lolita dengan bebas, tentunya budaya ini akan kembali bangkit. Lolita fashion kerap dipandang sebagai dunia yang sulit dimasuki, karena detil yang sangat halus dalam busana ini membuat harganya menjadi mahal, jadi dengan menghadirkan pengalaman untuk mencoba busana ini dengan bebas, saya rasa daya tarik lolita pun akan tersampaikan dengan lebih mudah.

Di tengah situasi ini, saya berkolaborasi dengan majalah "tulle" memproduksi cafe bernuansa pink "Lolita Closet Cafe produced by tulle×AokiMisako," yang buka secara terbatas di Harajuku, di mana pengunjung bisa menikmati pengalaman lolita. Cafe ini hadir dengan konsep: ruang kawaii yang bisa mengabulkan berbagai keinginan seperti "ingin menghabiskan waktu kawaii di ruang yang kawaii," "ingin mencoba mengenakan busana lolita," "ingin berkeliling Harajuku dengan penampilan yang kawaii," dan "ingin memperluas lingkaran komunitas lolita."

Lolita fashion identik dengan tea party, jadi saya juga menghadirkan paket di mana pelanggan bisa menikmati tea party dengan penampilan yang kawaii, berbagai cemilan manis dan minuman yang kawaii, dan pengalaman berjalan-jalan sambil mengenakan busana lolita yang saya miliki.

Cafe ini buka secara terbatas selama 10 hari, pada 13-22 April 2018 di AREA-Q, Harajuku! Selama peride ini, Misako juga hadir sebagai staff, membagikan berbagai tips terkait pengalaman lolita, berfoto bersama para fans di photo booth yang kawaii, mengadakan kelas hair make, dan juga mengadakan tea party! Juga ada penggemar lolita fashion yang datang dari luar negeri!

Pengalaman lolita pun sangat populer, saya juga mendengar komentar seperti "saya menyadari daya tarik lolita setelah mencoba mengenakan busananya," maupun "lolita fashion merupakan gaya busana yang instagrammable." Walaupun hanya buka selama 10 hari, cafe ini dikunjungi sekitar 500 pengunjung! Ketika saya memperkenalkan pink curry, salah satu menu cafe ini, di akun instagram saya, post itu mencapai 2 juta view, benar-benar produk yang instagrammable!

Kali ini cafe ini hanya buka secara terbatas, jadi saya rasa ada banyak orang yang sebenarnya tertarik tapi tidak sempat datang ketika cafe ini buka. Pada tahun 2020 olimpiade akan diadakan di sini, jadi saya rasa akan ada banyak orang dari luar negeri yang datang berkunjungi ke Jepang. Saya memiliki angan-angan untuk bisa membuka cafe pengalaman lolita secara permanen di Harajuku! Saya ingin terus berusaha keras dalam pertukaran budaya lolita baik di Jepang maupun di luar negeri! Kedepannya saya akan terus memikirkan ide baru, dan dengan aktif mempopulerkan lolita fashion.
Misako Aoki
PROFILE

Lolita model, perawat, dan Presiden the Japan Lolita Association
Model untuk KERA dan the GOTHIC & LOLITA BIBLE, dan juga bekerja sebagai perawat.
Ditunjuk sebagai Kawaii Ambassador (Lolita Fashion Representative) oleh Kementrian Luar Negeri Jepang pada 2009. Telah mengunjungi dan menghadiri event di lebih dari 30 kota dalam 20 negara berbeda. Saat ini memiliki banyak fans dari mancanegara.
Terlibat dalam pembentukan the Japan Lolita Association, merilis buku "Lolita Fashion Book," juga telah bekerja dalam pengembangan dan promosi produk-produk baru. Berkontribusi dalam aktivitas mempromosikan Lolita Fashion.
Misako Aoki official Blog: http://lineblog.me/aokimisako/
Misako Aoki official Twitter:@aokimisako
Misako Aoki official Instagram:https://www.instagram.com/misakoaoki/
Artikel Terkait
Comment section ini adalah tempat bagi pembaca untuk memberikan pendapat dan komentar. Komentar yang tidak sesuai dapat dihapus oleh pihak asianbeat, karena itu tolong tulis komentar dengan sopan. Terima kasih!
Previous | Next
WHAT’S NEW
EDITORS' PICKS
PRESENTS
Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
- ◆ Winner announced! Menangkankartu yang telah ditandatangani oleh Aoyama Yoshino dan Suzushiro Sayumi!
- ◆ Winner announced! Menangkankartu yang telah ditandatangani oleh Okasaki Miho, Kumada Akane, dan MindaRyn!
- ◆ Winner announced! Menangkan Movie "Tensura" official acrylic smartphone stand dan Rimuru eco bag!