asianbeat Website pop-culture multilingual

  • facebook
  • twitter

The History of Lolita Fashion

    feature lolita lecture
    Kegilaan fashion yang mencuri perhatian semua orang baik dalam maupun luar negeri: fashion lolita. Tapi bagaimana mulainya? Mengapa gaya puteri eropa menjadi gerakan busana jalanan yang menarik perhatian dari 4 sudut dunia? Pada lecture ini saya akan menguak sejarah dari fashion lolita.

    1980's dan Akar dari Fashion Lolita

    Fashion lolita pada zaman modern berakar dari tren yang memuncak pada 80-an yang disebut "doll fashion". Sebuah contoh dari waktu itu yang masih terus ada hingga hari ini adalah merk "Pink House" yang kekota-kotaan. Pada waktu yang sama, dua desainer dari merk "Milk", yang sering disertakan pada cover album, mendirikan toko secara independen sebagai "Jane Marple" dan "Emily Temple Cute". Keduanya menganduing konsep lolita namun tidak bisa disebut sebagai busana lolita. Malahan, jenis gadis fashionable baru ini mengambil nama mereka dari majalah favorit mereka "Olive" dan dijuluki sebagai "Olive Girls".
    Pakaian yang dipakai oleh olive girls dan boneka-boneka, bersamaan dengan gaya mereka, merupakan asal mula dari lolita girls. Pada akhir pertengahan 80 para gadis mulai memakai busana yang menyolok untuk pergi melihat artis favorit mereka, biasanya dibawahi oleh label indie terbesar pada waktu itu, Nagomu Records, mendapatkan nama "Nagomu Girls" dengan sendirinya. Bangirls ini (gadis-gadis yang selalu mengikuti band) dan outfit original, flamboyan mereka telah meninggalkan kesan yang bertahan hingga hari ini.
    lolita_history04.jpg

    Era 90-an, Visual Kei dan Kelahiran dari Gothic Lolita

    lolita_history01.jpg
    Dari permulaan 90-an "fashion Lolita" pada akhirnya telah didefinisikan dengan jelas dan frasa itu mulai digunakan di majalan-majalah fashion. Hal itu pula merupakan waktu ketika visual kei band rock muncul dan X Japan yang terkenal sedunia mengadakan debut mereka. Karakteristik dari visual kei termasuk outfit yang berlebihan, make-up feminim dan "obsesi dengan visual". Istilah itu berasal dari album Vanishing Japan kepunyaan X Japan. Kebiasaan para penggemar untuk pergi ke konser X Japan dalam kostum, mengimitasi band tersebut, adalah di mana fashion gothic lolita menemukan akarnya.
    lolita_history02.jpg
    Lebih lagi, pada pertengahan akhir 90-an Malice Mizer muncul, termasuk Mana yang bergaya lebih feminim yang dijaga oleh gothic lolita modern. Merk Moi-meme-Moitie (http://moi-meme-moitie.shop-pro.jp/) juga ditetapkan dan terus menerus mempengaruhi budaya tersebut hingga hari ini. Visual kei dan gaya gothic lolita tetap terpisah dan alasan banyak penggemar wanita mengikuti tren fashion ini adalah rasa "puteri merindukan pangeran" yang mereka dapatkan dari itu.
    Pada 1998, sebuah majalah busana bernama Kerouac (kini dikenal sebagai Kera) mulai memuat potret fashion street lolita. Pada waktu yang sama merk lolita dibuat di mana-mana, dan para pembaca mulai menuntut: "Kami ingin lebih banyak busana lolita".

    2000 dan seterusnya: Fragmentasi dari Gerakan Lolita

    Segera setelah dunia memasuki milenium baru film Jepang Kamikaze Girls meledak, mengakui fashion lolita di mainstream. Sejumlah gadis sungguh berusaha untuk mengimitasi sang protagonis, Momoko Ryugasaki, hingga meledak dan membentuk fenomena sosial.
    Akhir pertengahan dekade membawakan komik dan film hit Ai Yazawa "Nana" pada kita. Lolipunk (lolita pink) menyebar layaknya rambatan api. Ledakan popularitas lolita punk mengikuti kecintaan tokoh utama pada merk Inggris Vivienne Westwood. Anda masih bisa melihat gaya ini dalam konser-konser grup visual kei modern. Internet memmudahkan kita untuk mengetahui apa saja yang diinginkan. Manga, anime dan musik Jepang, bersamaan dengan fashion lolita dibawa ke penonton internasional dengan perantara baru ini. Jumlah penggemar setia lolita di seluruh dunia dan pertumbuhan budaya ini merupakan sesuatu yang benar-benar bisa dibanggakan Jepang.
    lolita_history03.jpg

    WHAT’S NEW

    EDITORS' PICKS

    • This is Fukuoka
    • Interview Now
    • Misako Aoki’s “Kawaii Revolution” Interviews  Produced by 
Takamasa Sakurai
    • WFS
    • オタクマップ
    • HOT SPOTS

    PRESENTS

    Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
    Present* Win a signed cheki (photo) autographed by Ririko Masuzawa!
    [Details] Click HERE!

    Present* Win a signed card autographed by ANGERME Ayaka Wada!
    [Details] Click HERE!

    Present* Win a "KISEKAE PAPER DOLL" by KITALOLI!
    [Details] Click HERE!

    Present* Win a signed card autographed by Haruko Momoi!
    [Details] Click HERE!

    Present* Win a signed card autographed by Ayumi Fujii and a cheki!
    [Details] Click HERE!

    Present* Win a card signed by Amanda (Presenter “Kokoro no Tomo”), Takumi Magoshi dan Ryosuke Sawayanagi (keduanya dari “10神ACTOR”) !
    [Details] Click HERE!

    Present* Win a A9 Live Tour item!
    [Details] Click HERE!

    INFORMATION