asianbeat Website pop-culture multilingual

  • facebook
  • twitter

[Report from Kimito in Shanghai] "BAOBAO bag" dari Issey Miyake masih laku keras di China!

Dilaporkan bahwa sebanyak 60-70% pembelian tas tersebut dilakukan oleh orang di luar Jepang!

Menyusuri jalanan Shanghai, tak ada satu hari pun berlalu tanpa melihat setidaknya satu tas dari designer Jepang.
"BAOBAO bag" adalah sebuah produk dari Issey Miyake.
Dengan desain geometris yang dibuat dari kombinasi segitiga, dilaporkan bahwa sebanyak 60-70% pembelian tas itu dilakukan oleh orang di luar Jepang. Telah dibuktikan bahwa tas tersebut populer terutama di Asia Timur, dengan Cina memimpin jumlah penjualan, diikuti dengan Thailand dan Korea.

Diluncurkan lebih dari 10 tahun yang lalu, tas itu awalnya mendapatkan perhatian karena digunakan di publik oleh putri Thai. Kemudian tas tersebut menjadi populer di kalangan kru penerbangan Thai Airways, dan sekarang bisa dilihat di seluruh Asia.

Pelemahan mata uang yen telah menimbulkan pengaruh besar (dalam penjualannya), yang berarti bahwa sekarang tas tersebut 40% lebih murah untuk dibeli di Jepang daripada di China. Alhasil, terjadi pula peningkatan jumlah turis China yang membeli benda ini selama wisata mereka di Jepang.
272baobao1.jpg
Pada waktu yang sama, seiring dengan banyaknya orang yang membeli tas tersebut di salah satu dari 6 toko resmi Issey Miyake di China, kelihatannya penjualan BAOBAO bag meningkat di kedua negara.

Di China, produk seperti BAOBAO bag kini dikategorikan sebagai "轻奢品 Casual high-end brands," dan telah bertumbuh semakin modis dalam beberapa tahun terakhir.
Lain halnya dengan "super high-end brands" seperti VUITTON dan CHANEL, kelihatannya 轻奢品 brands, yang sedikit lebih rendah dalam bidang harga dan mempunyai keunikan dan sentuhan pribadi, cenderung laku keras. (Namun tentu saja, super high-end brands juga tetap populer dan diminati.)

Pukulan dobel dari pelemahan yen dan kenaikan harga produk China domestik telah mengakibatkan "casual high-end brands" semakin dianggap masuk akal.
242363baobao_cordinateAPP1.jpg
242363baobao_cordinateAPP2.jpg
4 tahun yang lalu 1RMB setara dengan 12 yen, sedangkan kini 1RMB adalah 20yen. Berdasarkan hal tersebut bisa dikatakan bahwa 4 tahun lalu 24,000yen yang setara dengan 2,000RMB, hari ini hanyalah 1,200RMB. Oleh karena itu, akhir-akhir ini produk-produk mahal menjadi terjangkau oleh pembelanja China.

Mulai sekarang, kelihatannya masing-masing dari produk fashion original dalam rentang harga 20,000 hingga 50,000yen, yang terlihat menyenangkan dan modis, telah menjadi hit di China dan dengan cepat meraih popularitas.

PROFIL Kimito, koresponden luar negeri

Kimito KodamaTelah mendirikan showroom, toko online dan butik di Shanghai sebagai sarana dalam menghubungkan China dengan fashion dan tren budaya Jepang. Telah pula berjuang untuk mempromosikan dan meningkatkan kesadaran pada merek-merek Jepang di China. Ketika pada waktu yang sama bersama teman-teman di Shanghai menjadi tuan rumah event-event DJ di sepanjang tahun; meraih popularitas dan mendapatkan penggemar dalam prosesnya. Telah mengadakan sejumlah wawancara dan laporan untuk berbagai media, termasuk TV China, majalah dan website. Tinggal di Shanghai sejak 2008.

Artikel Terkait

WHAT’S NEW

EDITORS' PICKS

  • This is Fukuoka
  • Interview Now
  • Misako Aoki’s “Kawaii Revolution” Interviews  Produced by 
Takamasa Sakurai
  • WFS
  • オタクマップ
  • HOT SPOTS

PRESENTS

Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
Present* Win a signed goods from Gekijoban Gokigen Teikoku Ichiho Shirahata and Hibiki Kunogi!
[Details] Click HERE!

Present* Win a CD signed by Taketeru Sunamori!
[Details] Click HERE!

Present* Ayo Berpartisipasi Dalam Survey Pembaca dan Menangkan Hadiah Menariknya!
[Details] Click HERE!

Present* Win a card signed by Hiroshi Koujina or a Studio Live 40th anniversary book and commemorative file!
[Details] Click HERE!

Present* Win a booklet autographed by Chiaki Ishikawa!
[Details] Click HERE!

Present* Win a card autographed by hitomi!
[Details] Click HERE!

INFORMATION