asianbeat Website pop-culture multilingual

  • facebook
  • twitter

Vol.9 KITALOLI Asako Mitsuhashi - KITALOLI Sakhalin Cultural Exchange Report

TEAM SAKUSAKU presents ~ Favorite Collections ~

Memperkenalkan Budaya Gothic & Lolita Fashion Jepang kepada Dunia!

Apakah kalian pernah mendengar tentang "KITALOLI"? Saya rasa banyak orang yang belum tahu. "KITALOLI" adalah brand pakaian yang mendesain dan menjual lolita fashion di daerah Hokkaido, dan mempromosikan gothic dan lolita fashion kepada dunia sebagai salah satu bentuk dari kebudayaan Jepang. Hokkaido juga merupakan daerah asal Hatsune Miku, dan walaupun kami kecil, tapi kami punya banyak mimpi, dan salah satu mimpi besar kami adalah menjadikan Hokkaido sebagai rumah dari lolita fashion.

Saya adalah pemilik sekaligus representatif KITALOLI, Asako Mitsuhashi - "oba-loli"(obasan (tante-tante) lolita) yang saat ini sudah memasuki usia 60-an, dan juga lecturer di sebuah sekolah fashion design. Bursa kerja Jepang akhir-akhir ini tergolong sedang dalam masa sulit, jadi 5 tahun lalu, saya dan kolega saya, Ota, memutuskan untuk membangun usaha baru bersama dan mencoba memberi kesempatan kerja kepada para lulusan baru. Kami adalah dua tante-tante yang berusaha terjun ke dunia lolita fashion ketika populasi lolita Jepang sedang menurun, jadi wajar saja kalau banyak orang yang menganggap kami agak gila. Kami memasuki kontes bisnis untuk promosi kota, mengusulkan untuk menggunakan bangunan-bangunan bersejarah di Otaru untuk penyelenggaraan tea party lolita, dan juga turnamen memancing lolita, percaya atau tidak, kami menang! Dan dengan uang hadiah 1 juta yen (sekitar Rp 127.000.000), kami membangun "KITALOLI."

Dengan dukungan dari berbagai pihak, kami mengadakan "Otaru Kawaii Tea Party," dengan bangunan-bangunan tua bernuansa barat dan kanal sebagai latar, dan kami sempat menjadi topik yang lumayan hangat di media. Setelah itu, kami mulai mengadakan tur lolita dan mengadakan workshop dengan Alm. Sakurai Takamasa, dan sejak saat itu kami terus melanjutkan promosi lolita fashion kepada dunia sebagai salah satu wujud dari kebudayaan Jepang.

cruising lolita
Pendayung perahu lolita di Kanal Otaru

Otaru kawaii tea party
Penampilan DJ TAMA di Otaru kawaii tea party

KITALOLI
Mini photo session di depan kanal
-Partisipasi dalam Sakhalin Japanese Culture Day-

Maret lalu, kami duo "oba-loli" diundang ke Konsulat Jenderal Jepang di Yuzhno- Sakhalinsk untuk berpartisipasi dalam "Sakhalin Japanese Culture Day," di mana kami mengadakan fashion show dan sesi lolita-makeover. Kami berangkat dari New Chitose Airport dengan 7 koper penuh dengan 150 item yang terdiri dari berbagai pakaian dan aksesori, dan tiba di Yuzhno-Sakhalinsk Airport, Rusia, yang cuacanya sangat dingin walaupun saat ini adalah musim semi. Penerbangan berdurasi kurang lebih 90 menit. Tempat ini terletak sekitar 42km di utara Soya Cape yang merupakan ujung utara dari Hokkaido, dan ketika cuaca cerah, Soya Cape dapat terlihat dengan mata telanjang.

Setelah perang berakhir, hubungan diplomatik antara Jepang dan Rusia tidak berlangsung dalam tenggang waktu lama, jadi sebagai orang Hokkaido, walaupun Rusia terasa sangat jauh walaupun secara lokasi merupakan negara yang paling dekat dengan Hokkaido. Jadi, tujuan dari Japan Day adalah untuk berinteraksi dengan pemuda lokal dan memperkenalkan kepada mereka wujud baru dari kebudayaan Jepang. Begitulah bagaimana cosplay dan lolita fashion kini bergabung dalam jajaran kebudayaan Jepang bersama dengan berbagai bentuk kebudayaan lainnya yang lebih tradisional, seperti kaligrafi, seni merangkai bunga, dan upacara teh. Event ini diadakan di "City Mall," shopping mall terbesar di daerah timur, dan sekitar 2500 fan cosplay, anime, dan Jepang menghadiri event ini.

Untuk fashion show KITALOLI, kami dibantu oleh beberapa pelajar dari Sakhalin State University sebagai model, dan Misako Aoki dari Asosiasi Lolita Jepang, yang turut hadir sebagai tamu, mengajari bagaimana cara berjalan dan berpose. Pada hari peragaan, para model berjalan di atas catwalk seberti profesional! Kami juga melakukan kombinasi Russian-lolita, mengkombinasikan lolita fashion dengan sarafan tradisional Rusia, dan secara keseluruhan event ini merupakan event yang sangat seru. Di booth lolita-makeover, pengunjung dapat mencoba mengenakan busana lolita, lengkap dengan hair styling, dan booth ini benar-benar padat dengan pengunjung. 30 set pakaian dengan sekejap lenyap dari rak hanger. Sekitar 100 orang berpartisipasi dalam lolita-makeover. Misako Aoki juga turut membantu dalam makeover, dan para cewe lolita Rusia tampak sangat gembira. Berikut foto dari event di Sakhalin!

Russian lolita
Dua lolita Rusia mengenakan Gzhel tea cup dress dan sarafan, yang merupakan pakaian tradisional Rusia

KITALOLI
KITALOLI
Gadis Sakhalin

Sekelompok siswi SMP sangat excited, meminta mereka melepas kostum lolita mereka menjadi suatu perjuangan tersendiri pada event ini! Semua orang tampak gembira bisa mengenakan pakaian yang kawaii dan membuat mereka merasa seperti seorang putri. Mimpi para gadis di negara manapun sepertinya sama dengan yang lainnya. Sepertinya pada saat itu belum ada penggemar sejati lolita di Sakhalin, tapi setelah hari ini, sepertinya akan ada perubahan yang besar. Tiga asosiasi cosplay yang berbeda hadir di sini dalam satu tahun ini, jadi terasa seolah pengaruh anime dan budaya kawaii Jepang menembus menuju kalangan muda di berbagai tempat. Menumbuhkan benih-benih lolita di tempat di mana lolita belum eksis - ini adalah strategi global yang kami jalankan pada event di Sakhalin!

Ini pertama kalinya saya mengunjungi Sakhalin, dan di pulau ini terbentang alam yang indah seperti di Hokkaido, jadi tempat ini akan sangat menyenangkan juka kalian suka dengan kegiatan outdoor. Ingin rasanya saya membawa motor off-road saya ke sini, menelusuri track tanah dan jalur di hutan! Makanan juga penting... dan makanan di sini luar biasa. Mereka punya seafood yang enak, semuanya fresh dan berlimpah - hidangan ikan mereka sangat lezat!

bliniBlini adalah sejenis hidangan Rusia, umumnya merupakan masakan rumahan yang disantap pada festival Maslenitsa, sebagai perayaan tibanya musim semi. Agak mirip dengan Ohagi nya Jepang.

Lenin Street
Jalan Lenin, salah satu jalan utama di Sakhalin

サハリン国立総合大学
Foto kenang-kenangan dengan pelajar jurusan Bahasa Jepang dari Sakhalin State University

“Hokkaido, rumah lolita” – ini adalah slogan yang akan KITALOLI bawakan dalam promosi budaya lolita fashion ke seluruh dunia. Terima kasih sudah membaca laporan pertukaran kebudayaan saya di Sakhalin.

PROFILE

Asako MitsuhasiAsako Mitsuhasi (三橋 朝琴)

Representatif perusahaan KITALOLI
Memiliki pengalaman kerja untuk perusahaan busana wanita, pernah bekerja sebagai display coordinator untuk NOMURA Kougei dan kemudian sebagai fashion coordinator yang bertugas mengawasi perkembangan trend untuk Marui-Imai department store.

Menghabiskan 10 tahun meliput koleksi fashion di Paris dan Milan. Berdasarkan pengalaman marketing mengusulkan trend fashion terbaru dan menemukan brand designer baru.

Dengan pengalaman ini, saat ini aktif sebagai lecturer di sebuah sekolah fashion design. Mendirikan brand lolita "KITALOLI" dan turut serta dalam revitalisasi Hokkaido melalui lolita fashion.
Lahir Juni 1954.

Official website/homepage (Bahasa Jepang): http://kitaloli.com   
KISEKAE (Bahasa Jepang): http://brand100.jp/kitaloli/
Facebook: https://www.facebook.com/kitaloli.salon/

PRESENT!

Present
Tiga pembaca beruntung
dari asianbeat berkesempatan memenangkan "KISEKAE PAPER DOLL" dari KITALOLI! Jangan lewatkan kesempatan ini!


[Periode Pendaftaran]
Jumat, 22 Juli - Minggu, 28 Agustus 2016 (Japan Standard Time)

Pengumuman Pemenang
Rabu, 31 Agustus 2016

Periode pendaftaran telah berakhir. Terima kasih!

Pemenang yang beruntung adalah...

わかちん san
张梦涵 san
backho san


.....Selamat ya!!


(Pemenang akan dihubungi langsung oleh tim asianbeat)
Back list Next

Artikel Terkait

Catatan Perjalanan dari Dunia Lolita By: Misako Aoki
Comment section ini adalah tempat bagi pembaca untuk memberikan pendapat dan komentar. Komentar yang tidak sesuai dapat dihapus oleh pihak asianbeat, karena itu tolong tulis komentar dengan sopan. Terima kasih!

WHAT’S NEW

EDITORS' PICKS

  • This is Fukuoka
  • Interview Now
  • Misako Aoki’s “Kawaii Revolution” Interviews  Produced by 
Takamasa Sakurai
  • WFS
  • オタクマップ
  • HOT SPOTS

PRESENTS

Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
Present* Win a signed goods from Gekijoban Gokigen Teikoku Ichiho Shirahata and Hibiki Kunogi!
[Details] Click HERE!

Present* Win a CD signed by Taketeru Sunamori!
[Details] Click HERE!

Present* Ayo Berpartisipasi Dalam Survey Pembaca dan Menangkan Hadiah Menariknya!
[Details] Click HERE!

Present* Win a card signed by Hiroshi Koujina or a Studio Live 40th anniversary book and commemorative file!
[Details] Click HERE!

Present* Win a booklet autographed by Chiaki Ishikawa!
[Details] Click HERE!

Present* Win a card autographed by hitomi!
[Details] Click HERE!

INFORMATION