asianbeat Website pop-culture multilingual

  • facebook
  • twitter

Vol.41 MIKOTO - Otome-kei dan Tantangan -

TEAM SAKUSAKU presents ~ Favorite Collections ~
LANGUAGES AVAILABLE: TEAM SAKUSAKU presents ~ Favorite Collections ~ TEAM SAKUSAKU presents - Favorite Collections - TEAM SAKUSAKU presents - Favorite Collections - TEAM SAKUSAKU presents - Favorite Collections - TEAM SAKUSAKU presents - Favorite Collections -

Sinyal otome-kei yang ditujukan kepada para gadis ini tidak masalah diterima oleh siapapun.

Saya MIKOTO, seorang komposer dan songwriter! Saya banyak terlibat dalam musik terutama untuk konten otome-kei. Apakah kalian tahu apa itu "otome-kei?" Penjelasan singkat nya kurang lebih, "Genre di mana karakter utama wanita nya dikelilingi oleh karakter cowo ganteng, dan melalui perjalanan ceritanya sang karakter utama akan mengalami berbagai pengalaman asmara." Ada berbagai format yang menghadirkan genre ini, mulai dari anime, game, hingga drama CD, dan saya rasa ini sudah mulai menjadi satu budaya tersendiri. Pada dasarnya tema yang diangkat adalah asmara, dan tergantung setiap karya ada berbagai elemen yang ditambahkan, misalnya pertumbuhan seorang idol, cerita sekolah, cerita sejarah, SF, horor, dan sebagainya. Jadi bisa dibilang, walaupun yang sering dibayangkan adalah musik berkesan manis dan imut, sebenarnya cakupan jenis musik nya cukup luas. MIKOTO, musisi cover band Japanese rock yang tidak pernah mempelajari musik secara dalam dan juga bukan penggemar anime maupun game ini pun jadi terlibat dalam genre otome-kei ini. Baca terus untuk mengetahui lebih dalam.
Di suatu hari, sebagai komposer pemula tak bernama yang mengirim demo rekaman sesempatnya di tengah kesibukan bersama band amatir. Tiba-tiba ada yang menghubungi saya, "Lagu kamu terpilih untuk digunakan sebagai character song karakter yang dibawakan Mamoru Miyano dan Tatsuhisa Suzuki dalam 'Scared Rider Xechs'!" "Hee? Character song itu apaan? Saya gak ngerti tapi kalau terpilih saya senang!" Itu menjadi karya debut saya sebagai seorang komposer. Pada waktu itu saya tidak tahu tentang sosok dua orang itu... Karya saya sebagai komposer yang pertamakali terpilih dan muncul di peredaran, kebetulan adalah lagu untuk genre "otome-kei" yang tidak saya kenal sama sekali. Saya merasa saya hanya menyiapkan musik yang murni bergenre rock, tapi ketika saya mendengarkan versi akhir nya, suara para voice actor terdengar seksi entah bagaimana ceritanya. Saya pun terpikir, "oh begitu, yang seperti ini toh yang bikin perepmuan jad tergila-gila," saat itulah saya sesaat merasa mungkin saya mengerti apa itu otome-kei.

Kemudian, "DIABOLIK LOVERS," di mana karakter utamanya dihisap darahnya oleh vampir yang ganteng kemudian jatuh cinta, lalu idol 2-D yang menarik dari "MARGINAL#4" dengan lirik lagu yang unik, saya berpartisipasi dalam berbagai karya yang lumayan eksentrik, dan saya pun jadi semakin mengerti lebih dalam tentang genre otome-kei.

Saya yang biasa terlibat dalam bagian produksi pun akhirnya turut berpartisipasi sebagai vokalis untuk karya bergenre otome-kei. Jadi apa sih yang beda dengan pekerjaan di balik layar? Hingga saat ini saya lumayan pernah ikut dalam chorus, jadi bagi saya, bagian di mana saya membuat lagu kemudian vokal dimasukkan, urutan proses ini bisa dibilang tidak berubah. Hanya saja, proses memasukkan vokal ini lumayan berbeda untuk main vocal dan untuk chorus. Untuk main vocal, bisa dibilang lebih membawakan ekspresi seseorang. Tanpa memandang genre, saya rasa hal ini menjadi hal yang sewajarnya diperhatikan oleh seorang vokalis, bagaimana membawakan melodi dan lirik agar bisa tersampaikan kepada para pendengar, kita menjelajahi sesuatu yang tidak bisa dilihat dari partitur musik dan mengubahnya menjadi suatu suara.

Kebalikannya, chorus pada dasarnya menyesuaikan dengan main vocal. Kalau vocal nya terdengar cuek, chorus nya juga. Kalau vokal nya emosional, chorus nya juga. Dengan membawakan karakteristik ini suaranya dipadukan. Merekam chorus, dengan kata lain bisa dibilang kita mendengarkan main vocal, tapi dari sudut pandang staff yang ada di balik layar, lagu dengan karakteristik yang intens yang dibawakan oleh para karakter cowo ganteng otome-kei ini terasa seperti "ada yang beda yah dibandingkan dengan vokalis yang aktif hanya sebagai musisi?" Sepertinya hingga saat ini, melalui membantu proses memasukkan chorus, saya dihadapkan dengan vokal yang penuh dengan "kemampuan ekspresi"...
Scared Rider Xechs
©2016 RED/Rejet/STORY RIDERS, SRX PARTNERS

DIABOLIK LOVERS
©Rejet / IDEA FACTORY

MARGINAL#4
©Rejet/MARGINAL#4 FC
Kata "kemampuan ekspresi" tidak semudah itu, ada kalanya terkesan seksi dari desahan yang seperti bisikan di dekat telinga, ada kalanya terkesan kawaii yang heta-uma (jelek tapi bagus), dan terkadang terkesan sadist dari teriakan yang terkesan profokatif. Lagu-lagu otome-kei dipenuhi dengan berbagai teknik untuk bisa masuk ke hati para gadis...! Saya jadi merasa melalui harmonisasi dengan vokal itu, tanpa sadar saya mengarahkan berbagai teknik, yang mungkin bisa terlihat dalam "kemampuan ekspresi" dan vokal sebagai artis bernama MIKOTO.

Single debut "Accepted Blood" kali ini adalah main theme untuk drama CD "明治吸血奇譚 月夜叉 (Meiji Kyuketsu Kitan Tsukiyasha". Single kedua "月下の唄は影よりも黒く (Gekka no Uta wa Kage Yori mo Kuroku)" adalah main theme untuk game PS VITA "百花百狼 ~戦国忍法帖~ (Hyakka Hyakurou ~Sengoku Ninpouchou~)." Single ketiga "暁のカルマ (Akatsuki no Karma)" adalah main theme untuk "明治吸血奇譚 月夜叉 紅 (Meiji Kyuketsu Kitan Tsukiyasha Kurenai)" yang merupakan seri kelanjutan dari "Tsukiyasha." Lagu-lagu ini telah menjadi theme song untuk berbagai karya yang menghadirkan berbagai voice actor yang menyanyikan lagu buatan MIKOTO, di mana mereka terus menyanyi sambil merasakan berbagai perjalanan takdir.

Saya pernah ditanyakan apa perbedaan antara musik bergenre otome-kei dan genre lainnya, tapi pada dasarnya dalam proses pengerjaannya saya tidak memperhatikannya sama sekali. Sedikit banyak saya juga memikirkan beberapa trik seperti memasukkan kalimat dialog maupun desahan, tapi ini adalah aspek yang juga ada di genre manapun.
Melalui kemampuan ekspresi para karakter yang eksentrik, elemen inorganik seperti partitur dan lirik pun berubah menjadi "kata-kata cinta" yang tiba-tiba menusuk hati. Mungkin ini adalah salah satu poin unik yang membuat otome-kei beda dengan genre lainnya. Walaupun begitu, "menyampaikan perasaan cinta melalui kemampuan ekspresi seorang vokalis" sebenarnya merupakan hal yang umum di semua genre musik. Music is love. Karena dibawakan oleh suara manusia lah rasa cinta itu bisa tersampaikan ke hati pendengar. Bisa menusuk hati para pendengar. Musik bisa dinikmati oleh semua kalangan, mau kalangan gadis, mau kalangan om-om, mau kalangan bocah, semuanya sama. Akhir-akhir ini saya jadi merasa sinyal otome-kei yang ditujukan kepada para gadis ini tidak masalah diterima oleh siapapun.

Di tengah berbagai kesibukan ini, selalu ada kejadian penting. Single terbaru MIKOTO "Spiral Maze" terpilih menjadi Opening Theme untuk TV anime "BAKUMATSU," yang merupakan adaptasi dari game bertema percintaan yang melibatkan cerita asmara dengan para tokoh penting dari akhir jaman Edo. Dalam proses pembuatan animasinya, agar bisa dinikmati juga oleh orang-orang yang belum mengenal otome-kei, anime ini berfokus pada jalan hidup para tokoh penting dari akhir jama Edo, dan elemen percintaan pun tidak diangkat dalam anime ini. Ketika para karakter dari dunia otome-kei berpetualang di luar dunia otome-kei, seberapa dalam musik MIKOTO bisa menembus hati para pendengar yang belum mengenal genre otome-kei, di saat inilah kemampuan MIKOTO yang tumbuh di tengah genre otome-kei pun diuji! Simak terus perkembangan otome-kei dan MIKOTO!

PROFIL

MIKOTOMIKOTO

Major debut pada tahun 2014 melalui label rekaman 5pb.Records dengan theme song "Accepted Blood" dan insert song "月雪ノ音" untuk audio drama CD "Tsukiyasha." Pada tahun 2018, ia juga membawakan lagu "Red Closer" dan "Ready to Beat,"insert song untuk pertunjukan teater "時代を染めろ!伝説のウルトラ兄弟 (Jidai wo Somero! Densetsu no Ultra Kyodai)" yang dibawakan di Ultra Live Stage dalam event Ultraman Festival 2018. Melodi dan suara nyanyian yang dihasilkannya, juga talenta yang melebihi standar ini menghasilkan originalitas yang tidak bisa ditiru oleh siapapun. Aktif mengerjakan pembuatan lagu untuk voice actor pria, terutama dalam konten bergenre otome-kei.

- Official Website: http://5pb.jp/records/mikoto/
- Twitter: @ryosuke000
- Facebook: @MIKOTO-Ryosuke

■Informasi Terbaru
Single ke-4 MIKOTO, "Spiral Maze" (Opening Theme untuk TV anime "BAKUMATSU" yang mulai tayang Oktober 2018) sedang dirilis. Anime ini merupakan adaptasi dari mobile game "恋愛幕末カレシ~時の彼方で花咲く恋~ (Renai Bakumatsu Kareshi ~Toki no Kanata de Hanasaku Koi~)." Single ini hadir dengan reversible jacket, satu sisi menghadirkan ilustrasi dari anime, dan sisi lainnya menghadirkan potret MIKOTO. Selain 2 lagu baru dan off vocal, audio drama oleh Takasugi Shinsaku (cv. Yuichi Nakamura) dan Katsura Kogoro (cv. Takuya Eguchi) juga dihadirkan dalam single ini.

Spiral Maze  Spiral Maze

PRESENT!

MIKOTOTIGA pembaca beruntung dari asianbeat berkesempatan memenangkan kartu yang telah ditandatangani oleh MIKOTO! Jangan lewatkan kesempatan ini!

[Periode Pendaftaran]
Jumat, 16 November 2018 - Minggu, 6 Januari 2019 (Japan Standard Time)

Pengumuman Pemenang
Rabu, 9 Januari 2019

Enter Here!!
sweepstakes
Back list

Artikel Terkait

Comment section ini adalah tempat bagi pembaca untuk memberikan pendapat dan komentar. Komentar yang tidak sesuai dapat dihapus oleh pihak asianbeat, karena itu tolong tulis komentar dengan sopan. Terima kasih!

WHAT’S NEW

EDITORS' PICKS

  • This is Fukuoka
  • Interview Now
  • Misako Aoki’s “Kawaii Revolution” Interviews  Produced by 
Takamasa Sakurai
  • WFS
  • オタクマップ
  • HOT SPOTS

PRESENTS

Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
  • TEAM SAKUSAKU
  • *win a card signed by MIKOTO!

INFORMATION