icon Pengendalian penyakit menular Novel COVID-19 diberlakukan di setiap daerah.
Untuk info terkait event dan status operasional toko, silahkan cek official website yang bersangkutan.

asianbeat Website pop-culture multilingual

  • facebook
  • twitter
  • Instagram

Japanese Film Festival 2019 di Bandung

Culture Watch
Menyambut kesuksesan Japanese Film Festival 2018 dan antusiasme masyarakat pecinta film Jepang di Indonesia yang semakin tinggi, Japanese Film Festival (selanjutnya ditulis JFF) kembali diselenggarakan oleh The Japan Foundation tahun ini.

JFF2019
Suasana di meja pendaftaran tamu undangan menjelang opening ceremony JFF 2019 di Bandung

JFF 2019 diadakan di 5 kota Indonesia, yaitu Jakarta (7-10 November), Yogyakarta (19-23 November), Makassar (29 November - 1 Desember), Surabaya (6-8 Desember), dan Bandung (20-22 Desember 2019). Ada 14 judul film Jepang yang dihadirkan di JFF 2019, termasuk film omnibus bisu berjudul “Angel Sign” yang diproduksi bersama antara Jepang, Indonesia, Vietnam, dan Thailand. Juga sebuah film Indonesia berjudul “Humba Dreams” karya sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana.

JFF2019
Poster film Angel Sign (kiri) dan Little Love Song (kanan)

Seperti tahun sebelumnya, Bandung menjadi kota penutup rangkaian acara JFF 2019, namun lokasi penyelenggaraannya bertempat di CGV Paris Van Java. Total ada 13 judul film yang ditayangkan secara marathon selama 3 hari penyelenggaraan. Hebatnya, tiket film animasi “Children of the Sea” sudah sold out sebelum JFF 2019 di Bandung dibuka.
JFF2019
Bpk. Tsukamoto Norihisa memberikan kata sambutan

JFF2019
Meresmikan pembukaan JFF 2019 di Bandung

Hari pertama JFF 2019 di Bandung diawali dengan acara Opening Ceremony yang dihadiri oleh para tamu undangan. Sebelum pemutaran film sejarah komedi berjudul “Samurai Shifters” yang menjadi film pembuka JFF 2019 di Bandung, Bpk. Tsukamoto Norihisa selaku Director General The Japan Foundation Jakarta memberikan kata sambutan pada para tamu yang hadir. Beliau menyampaikan bahwa selain pemutaran film, JFF juga mengadakan talkshow mengenai kiat-kiat memproduksi film dengan budget terbatas dengan menghadirkan pembicara Yandy Laurens, sutradara film “Keluarga Cemara”, film sedih yang diakui Bpk. Tsukamoto membuatnya menangis saat menontonnya.
Di akhir kata sambutannya, beliau juga mohon pamit pada masyarakat Bandung karena akan mengakhiri masa tugasnya sebagai Director General di The Japan Foundation Jakarta pada akhir bulan Februari 2020 mendatang dan kembali ke Jepang. (Editorial Dept.: Lily)

JFF2019
© 2019 “Samurai Shifters” Film Partners
Film "Samurai Shifters" menjadi film pembuka JFF 2019 di Bandung

JFF2019
MC menjelaskan 13 judul film yang tayang di JFF 2019

JAPANESE FILM FESTIVAL 2019 in BANDUNG

Japanese Film Festival 2019
Tanggal: 20-22 Desember 2019
Tempat: CGV Paris Van Java, Bandung
Tiket: Rp 20,000

Line Up Japanese Film Festival 2019

1. Samurai Shifters
2. Bento Harrasment
3. Little Love Song
4. My Dad is a Heel Wrestler
5. Masquerade Hotel
6. 12 Suicidal Teens
7. Children of the Sea
8. The Fable
9. Dance with Me (Can’t Stop the Dancing)
10. A Banana? At This Time of Night?
11. We Are Little Zombies
12. Humba Dreams
13. Angel Sign

Link Eksternal

Artikel Terkait

WHAT’S NEW

EDITORS' PICKS

  • This is Fukuoka
  • Interview Now
  • Misako Aoki’s “Kawaii Revolution” Interviews  Produced by 
Takamasa Sakurai
  • WFS
  • オタクマップ
  • HOT SPOTS

PRESENTS

Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
  • Iwasaki Ryota,Seki Tomokazu
  • * A card signed by Iwasaki Ryota and Seki Tomokazu giveaway! Apply by 29th November 2020 (JST)!
  • Win a Prize
  • *Ayo Berpartisipasi Dalam Survei Pembaca dan Menangkan Hadiah Menariknya! - [Batas Pendaftaran] sampai Minggu 1 November (JST)