- Home
- Artikel Khusus
- Dengar langsung dari para pela...
- Tanya-jawab soal kehidupan di ...
Tanya-jawab soal kehidupan di Fukuoka: Dengar langsung dari pelajar asal Tiongkok, Setsusho!

Prefektur Fukuoka itu, jumlah pelajar internasionalnya terbanyak ke-3 di Jepang. Rubrik khusus ini menyajikan pandangan riil para pelajar internasional yang sedang belajar di Fukuoka, daerah yang kental dengan warna globalnya! Untuk edisi kali ini, simak Q&A dengan pelajar asal Republik Rakyat Tiongkok, Setsusho. Seperti apa, sih tempat tinggal yang ia pilih sebagai seorang pelajar internasional di sini?
Baik asrama mahasiswa maupun shared house, sama-sama nyaman!
◎ Kehidupan belajar di Fukuoka
ab: Apa yang membuatmu memutuskan untuk belajar di Fukuoka?
Waktu minta saran dari teman-teman orang Jepang, nama yang paling banyak disebut adalah "Fukuoka." Setelah saya telusuri, ternyata iklim di Fukuoka itu mirip dengan daerah asal saya, Guangxi di Tiongkok, lalu transportasi di sana pun praktis dan ada banyak universitas unggulan, jadi setelah mempertimbangkan segala aspeknya, saya pilih Fukuoka.
ab: Sebelum berangkat ke sini, bagaimana cara kamu mengumpulkan info tentang Fukuoka?
Saya lihat video perkenalan Fukuoka dan cerita pengalaman pelajar internasional yang belajar di sini baik di media sosial maupun di situs video-sharing, lalu informasi yang saya dapatkan dari sana saya konfirmasi lebih jauh ke teman-teman orang Jepang. Selain itu, saya juga mendapat berbagai informasi lewat komunikasi dengan pusat bantuan pelajar internasional di universitas tujuan saya, serta dengan support staff yang ditunjuk oleh pihak sekolah.
ab: Apa yang kamu suka dari lembaga tempat kamu belajar sekarang?
Universitas tempat saya belajar, Kyushu University, memiliki salah satu area kampus terluas di Jepang, dan di dalamnya ada dua perpustakaan raksasa yang volume koleksinya tidak tanggung-tanggung. Lalu, ada total 14 restoran dan kantin di area kampus, dengan menu yang bervariasi seperti hidangan Tionghoa, Barat, India, dan wa-shoku Jepang. Pasti ada cita rasa yang kamu sukai di sini!
Waktu minta saran dari teman-teman orang Jepang, nama yang paling banyak disebut adalah "Fukuoka." Setelah saya telusuri, ternyata iklim di Fukuoka itu mirip dengan daerah asal saya, Guangxi di Tiongkok, lalu transportasi di sana pun praktis dan ada banyak universitas unggulan, jadi setelah mempertimbangkan segala aspeknya, saya pilih Fukuoka.
ab: Sebelum berangkat ke sini, bagaimana cara kamu mengumpulkan info tentang Fukuoka?
Saya lihat video perkenalan Fukuoka dan cerita pengalaman pelajar internasional yang belajar di sini baik di media sosial maupun di situs video-sharing, lalu informasi yang saya dapatkan dari sana saya konfirmasi lebih jauh ke teman-teman orang Jepang. Selain itu, saya juga mendapat berbagai informasi lewat komunikasi dengan pusat bantuan pelajar internasional di universitas tujuan saya, serta dengan support staff yang ditunjuk oleh pihak sekolah.
ab: Apa yang kamu suka dari lembaga tempat kamu belajar sekarang?
Universitas tempat saya belajar, Kyushu University, memiliki salah satu area kampus terluas di Jepang, dan di dalamnya ada dua perpustakaan raksasa yang volume koleksinya tidak tanggung-tanggung. Lalu, ada total 14 restoran dan kantin di area kampus, dengan menu yang bervariasi seperti hidangan Tionghoa, Barat, India, dan wa-shoku Jepang. Pasti ada cita rasa yang kamu sukai di sini!

◎ Tinggal di Fukuoka
ab: Seperti apa kamar tempat tinggalmu sekarang?

Saya tinggal di asrama kampus (foto atas). Kamarnya sendiri tidak terlalu luas, tapi sewanya murah dan dekat dengan kampus, jadi selain praktis saya bisa fokus belajar. Kalau misalnya ingin lebih intensif berinteraksi dengan orang Jepang, mungkin boleh juga coba tinggal di share-house (foto bawah).

ab: Berapa kira-kira biaya hidup kamu tiap bulan?
Total sekitar 70-80 ribu yen. Karena saya tinggal di asrama kampus, sewa kamar, biaya air, listrik, dan internet total 40 ribu yen, itu relatif murah. Lingkup aktivitas saya jadi berpusat di kampus, dan ke kampus bisa dengan sepeda, jadi pengeluaran terbanyak ada di uang makan.
ab: Dibandingkan dengan tempat asalmu, apakah ada barang atau aktivitas di Fukuoka yang bikin kamu berpikir "Wah, murah ya!" atau "Wah, mahal ya!," begitu?
Di daerah asal. untuk transportasi sebisa mungkin saya naik taksi, dan untuk makan saya kerap menggunakan situs layanan pesan antar. Tetapi, karena di Jepang yang seperti itu lumayan mahal, transportasi saya jadi lebih banyak dengan sepeda atau bus, dan saya jadi lebih sering memasak sendiri. Di sisi lain, yang saya rasa membuat hidup lebih praktis di sini adalah, di toko barang bekas kita bisa membeli produk elektronik, furnitur, buku, serta pakaian dengan harga sepertiga aslinya.

ab: Apa yang paling membuatmu kaget di Jepang (atau di Fukuoka)?
Pemandangan kota yang bersih dan indah. Di Jepang, telah menjadi hal yang lumrah bagi orang-orang saat berpergian untuk membawa pulang sampah masing-masing, dan saya sangat jarang menemukan sampah di sini. Lalu, pelanggaran rambu-rambu serta lalu lintas yang kacau juga adalah sesuatu yang langka di sini. Terus, saya juga kaget karena di tempat umum toiletnya selalu terjaga kebersihannya.
ab: Saat seperti apa yang membuatmu merasakan bahwa kamu sedang tinggal di Jepang?
Pemandangan kota yang khas. Di area kota Fukuoka, yang ada bukan hanya gedung-gedung bertingkat tinggi, tapi juga kuil-kuil serta gerbang torii yang telah ada sejak dulu. Saat berjalan melewati area pusat kota yang ramai, pemandangan penuh sejarah itu hadir di depan mata, dan rasanya seperti time slip ke Jepang zaman dahulu kala.

Saya tinggal di asrama kampus (foto atas). Kamarnya sendiri tidak terlalu luas, tapi sewanya murah dan dekat dengan kampus, jadi selain praktis saya bisa fokus belajar. Kalau misalnya ingin lebih intensif berinteraksi dengan orang Jepang, mungkin boleh juga coba tinggal di share-house (foto bawah).

ab: Berapa kira-kira biaya hidup kamu tiap bulan?
Total sekitar 70-80 ribu yen. Karena saya tinggal di asrama kampus, sewa kamar, biaya air, listrik, dan internet total 40 ribu yen, itu relatif murah. Lingkup aktivitas saya jadi berpusat di kampus, dan ke kampus bisa dengan sepeda, jadi pengeluaran terbanyak ada di uang makan.
ab: Dibandingkan dengan tempat asalmu, apakah ada barang atau aktivitas di Fukuoka yang bikin kamu berpikir "Wah, murah ya!" atau "Wah, mahal ya!," begitu?
Di daerah asal. untuk transportasi sebisa mungkin saya naik taksi, dan untuk makan saya kerap menggunakan situs layanan pesan antar. Tetapi, karena di Jepang yang seperti itu lumayan mahal, transportasi saya jadi lebih banyak dengan sepeda atau bus, dan saya jadi lebih sering memasak sendiri. Di sisi lain, yang saya rasa membuat hidup lebih praktis di sini adalah, di toko barang bekas kita bisa membeli produk elektronik, furnitur, buku, serta pakaian dengan harga sepertiga aslinya.

ab: Apa yang paling membuatmu kaget di Jepang (atau di Fukuoka)?
Pemandangan kota yang bersih dan indah. Di Jepang, telah menjadi hal yang lumrah bagi orang-orang saat berpergian untuk membawa pulang sampah masing-masing, dan saya sangat jarang menemukan sampah di sini. Lalu, pelanggaran rambu-rambu serta lalu lintas yang kacau juga adalah sesuatu yang langka di sini. Terus, saya juga kaget karena di tempat umum toiletnya selalu terjaga kebersihannya.
ab: Saat seperti apa yang membuatmu merasakan bahwa kamu sedang tinggal di Jepang?
Pemandangan kota yang khas. Di area kota Fukuoka, yang ada bukan hanya gedung-gedung bertingkat tinggi, tapi juga kuil-kuil serta gerbang torii yang telah ada sejak dulu. Saat berjalan melewati area pusat kota yang ramai, pemandangan penuh sejarah itu hadir di depan mata, dan rasanya seperti time slip ke Jepang zaman dahulu kala.
◎ Yang asyik di Fukuoka
ab: Apa sih, yang menurutmu asyik di Fukuoka?
Karena Fukuoka berhadapan dengan laut, di sini kita bisa menikmati pemandangan laut yang luas dan indah. Saat mentari senja memenuhi seisi langit, saya senang naik mobil ke pantai bersama teman, memotret pemandangan menakjubkan itu maupun mengobrol di kafe tepi laut menikmati matahari terbenam.
ab: Apa tempat di Fukuoka yang kamu senang sudah bisa datangi?
Meoto Iwa (karang suami-istri) di Kota Itoshima itu indah. Selain bisa merasakan keindahan alam, di sekitar sana ada banyak kafe dan restoran. Saking banyaknya, berapa kali main ke Itoshima pun seakan tak ada habis-habisnya. Lalu, menu yang disajikan pun fotogenik, jadi pastinya bisa foto-foto untuk pamer di media sosial!
ab: Waktu pulang ke negaramu, apa produk Fukuoka yang akan kamu beli untuk dirimu sendiri? Apa yang akan kamu bawa sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan teman?
Ramen dari Ichiran, salah satu restoran populer di Fukuoka! Terus, saya juga akan beli ayam karaage dingin yang unik dan pas untuk camilan teman minum-minum untuk teman serta untuk ayah saya yang gemar minum minuman beralkohol. Untuk ibu saya yang senang camilan yang tidak terlalu manis, saya akan beli manju yang menggunakan teh yamecha khas Fukuoka.
ab: Tolong tunjukkan satu fotomu di Fukuoka yang jadi favoritmu!

Ini adalah foto ketika saya pergi berlima dengan teman ke Sakurai Futamigaura. Setelah menikmati salad dan pizza di kafe sekitar lokasi itu, kami membeli minuman lalu mengobrol asyik di bangku tepi pantai menunggu matahari terbenam. Saat senja, kami main game di pantai serta jalan-jalan santai. Foto ini adalah salah satu yang kami ambil waktu itu.
Karena Fukuoka berhadapan dengan laut, di sini kita bisa menikmati pemandangan laut yang luas dan indah. Saat mentari senja memenuhi seisi langit, saya senang naik mobil ke pantai bersama teman, memotret pemandangan menakjubkan itu maupun mengobrol di kafe tepi laut menikmati matahari terbenam.
ab: Apa tempat di Fukuoka yang kamu senang sudah bisa datangi?
Meoto Iwa (karang suami-istri) di Kota Itoshima itu indah. Selain bisa merasakan keindahan alam, di sekitar sana ada banyak kafe dan restoran. Saking banyaknya, berapa kali main ke Itoshima pun seakan tak ada habis-habisnya. Lalu, menu yang disajikan pun fotogenik, jadi pastinya bisa foto-foto untuk pamer di media sosial!
ab: Waktu pulang ke negaramu, apa produk Fukuoka yang akan kamu beli untuk dirimu sendiri? Apa yang akan kamu bawa sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan teman?
Ramen dari Ichiran, salah satu restoran populer di Fukuoka! Terus, saya juga akan beli ayam karaage dingin yang unik dan pas untuk camilan teman minum-minum untuk teman serta untuk ayah saya yang gemar minum minuman beralkohol. Untuk ibu saya yang senang camilan yang tidak terlalu manis, saya akan beli manju yang menggunakan teh yamecha khas Fukuoka.
ab: Tolong tunjukkan satu fotomu di Fukuoka yang jadi favoritmu!

Ini adalah foto ketika saya pergi berlima dengan teman ke Sakurai Futamigaura. Setelah menikmati salad dan pizza di kafe sekitar lokasi itu, kami membeli minuman lalu mengobrol asyik di bangku tepi pantai menunggu matahari terbenam. Saat senja, kami main game di pantai serta jalan-jalan santai. Foto ini adalah salah satu yang kami ambil waktu itu.
◎ Pesan untuk yang ingin belajar di Fukuoka!
Fukuoka itu pemandangannya catik, makanannya cantik, orangnya cantik, pokoknya kota ini semuanya cantik. Kota ini sangat terbuka dan memberikan kesan ramah, jadi kalau ke sini seakan-akan seperti pulang ke rumah sendiri. Semoga suatu hari nanti saya bisa bertemu, kenal, dan menyaksikan aktivitas teman-teman yang membaca tulisan ini!
PROFILE

- Hobi: Jalan-jalan, fotografi, bernyanyi, menggambar
- Makanan Jepang favorit: Ramen
- Anime/manga Jepang favorit: "NARUTO", "SOUL EATER", "TORADORA!"
- Artis dan lagu Jepang favorit: Koi (Hoshino Gen), Oaiko (Hanaregumi), Ame (Kiyoshi Ryujin)
Mau tahu lebih lanjut soal Fukuoka! - Link-link terkait -
■ Mau jalan-jalan ke Fukuoka!
- Fukuoka Prefecture Tourist Association VISIT FUKUOKA: https://www.crossroadfukuoka.jp/
└ CYCLE & TRAIL FUKUOKA: https://www.crossroadfukuoka.jp/cycletrail/
└ Traditional Crafts of Fukuoka, Japan: https://www.crossroadfukuoka.jp/traditionalcrafts/
└ HOT SPRING GUIDE THE ONSEN FUKUOKA: https://fukuoka-onsen.com/english/
■ Mau belajar di Fukuoka!
- Fukuoka International Student Support Center (FiSSC): https://www.fissc.net/
- Fukuoka International Exchange Foudation: https://kokusaihiroba.or.jp/
■ Mau tinggal di Fukuoka!
- Fukuoka Prefecture Official Website: https://www.pref.fukuoka.lg.jp/site/english/
- Fukuoka Prefecture Tourist Association VISIT FUKUOKA: https://www.crossroadfukuoka.jp/
└ CYCLE & TRAIL FUKUOKA: https://www.crossroadfukuoka.jp/cycletrail/
└ Traditional Crafts of Fukuoka, Japan: https://www.crossroadfukuoka.jp/traditionalcrafts/
└ HOT SPRING GUIDE THE ONSEN FUKUOKA: https://fukuoka-onsen.com/english/
■ Mau belajar di Fukuoka!
- Fukuoka International Student Support Center (FiSSC): https://www.fissc.net/
- Fukuoka International Exchange Foudation: https://kokusaihiroba.or.jp/
■ Mau tinggal di Fukuoka!
- Fukuoka Prefecture Official Website: https://www.pref.fukuoka.lg.jp/site/english/
Artikel Terkait
- DISCOVER Fukuoka! Fukuoka Guide -

Tim asianbeat akan memperkenalkan Otaku Spot di Fukuoka lebih jauh. Tidak hanya seputar Anime dan Cosplay, tapi juga Model Kereta Api dan barang-barang Otaku lainnya. Pastikan kamu menemukan Otaku Spot favoritmu di sini!

asianbeat meliput dan mengulas secara komprehensif lokasi-lokasi kuliner seperti kafe, restoran, dan toko camilan yang unik, fashionable, dan kawaii di seluruh kawasan Prefektur Fukuoka!

Ramen, kuliner yang menjadi wajah Fukuoka dan digemari orang-orang di Jepang dan di seluruh dunia! Di rubrik artikel khusus "Dunia Ramen Fukuoka" ini, Noodle Writer asal Fukuoka Yamada Yuichiro akan memperkenalkan lokasi-lokasi ramen pilihannya mulai dari restoran-restoran terkenal yang perlu dijajal minimal sekali seumur hidup, sampai lokasi-lokasi tersembunyi yang jadi favorit masyarakat sekitar!

Kami telah mengundang noodle writer asal Fukuoka Yuichiro Yamada, sosok yang telah mengejar mie yang lezat dari dalam hingga ke luar Jepang. Dalam kolom ini kami akan memperkenalkan berbagai daya tarik budaya udon dari Fukuoka yang juga dikenal sebagai daerah asal udon!

Berikut adalah kumpulan oleh-oleh Fukuoka yang menarik hati dan jadi rahasia di kalangan penggemarnya! Berbagai oleh-oleh yang unik ini akan membuat penerimanya melongo dan berujar, "Oleh-oleh Fukuoka?? Wow, apaan nih~!?" dan bisa sekali menjadi bahan obrolan! Silakan jadikan rujukan ketika berkunjung ke Fukuoka, ya♪

Berikut berbagai Kuil Shinto, Kuil Buddha dan berbagai spot wisata spiritual yang ada di Fukuoka!

Influencer Indonesia yang tinggal di Tokyo, Stefi, dan fotografer Ayu berkunjung ke Fukuoka! Berikut adalah pengalaman mereka selama tiga hari merasakan Fukuoka melalui kuliner dan berbagai aktivitas. Langsung saja cek berbagai ide traveling untuk menikmati Fukuoka di sini♪
WHAT’S NEW
EDITORS' PICKS
PRESENTS
Semua informasi hadiah asianbeat Present Campaign!
- ◆ Winner announced! Menangkankartu yang telah ditandatangani oleh Aoyama Yoshino dan Suzushiro Sayumi!
- ◆ Winner announced! Menangkankartu yang telah ditandatangani oleh Okasaki Miho, Kumada Akane, dan MindaRyn!
- ◆ Winner announced! Menangkan Movie "Tensura" official acrylic smartphone stand dan Rimuru eco bag!